Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Tengah 2025 Naik Jadi 60,64, BPS Ungkap Peningkatan di Semua Sektor

2 hours ago 2

Nabire, 13 Januari 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua Tengah tahun 2025 mencapai 60,64. Angka ini mengalami peningkatan 0,39 poin atau 0,65 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 60,25.

Kepala BPS Provinsi Papua menyebutkan bahwa peningkatan IPM Papua Tengah pada 2025 menunjukkan percepatan pembangunan manusia pascapemekaran daerah otonom baru (DOB). Selama periode 2023–2025, IPM Papua Tengah naik 1,20 poin, dari 59,44 menjadi 60,64, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 1 persen per tahun.

“Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama pada dimensi standar hidup layak dan pengetahuan,” tulis BPS dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 259/11/94/Th. XXVIII, 5 November 2025.

Umur Harapan Hidup dan Pendidikan Meningkat

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir pada tahun 2025 tercatat 68,38 tahun, naik 0,20 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun meningkat dari 9,63 tahun menjadi 9,64 tahun. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas juga naik dari 6,12 tahun menjadi 6,13 tahun.

Pengeluaran Per Kapita Naik 2,91 Persen

Dimensi standar hidup layak menunjukkan peningkatan paling signifikan. Rata-rata Pengeluaran Riil per Kapita per Tahun (yang disesuaikan) pada 2025 mencapai Rp8,036 juta, meningkat Rp227 ribu atau 2,91 persen dibandingkan tahun 2024.

IPM Kabupaten: Mimika Tertinggi, Puncak Terendah

Pada tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika mencatat IPM tertinggi di Papua Tengah tahun 2025 dengan nilai 77,27 dan berstatus pembangunan manusia tinggi. Disusul Kabupaten Nabire dengan IPM 72,89.

Sementara itu, IPM terendah berada di Kabupaten Puncak dengan nilai 45,95, diikuti Deiyai dan Intan Jaya yang masih berstatus pembangunan manusia rendah.

Secara keseluruhan, pada 2025 Papua Tengah memiliki:

  • 2 kabupaten berstatus IPM tinggi

  • 1 kabupaten berstatus sedang

  • 5 kabupaten berstatus rendah

BPS menegaskan bahwa capaian ini menjadi indikator penting dalam perencanaan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di Papua Tengah.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |