Bapperida Papua Tengah Sinkronkan Program Prioritas Gubernur dengan RKPD 2026

4 hours ago 2

Nabire, 4 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Papua Tengah (Bapperida) menggelar kegiatan sinkronisasi prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Guest House Nabire, Rabu (4/3/2026).

Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur telah tertuang dalam dokumen RPJMD untuk masa kepemimpinan lima tahun.

Menurutnya, seluruh tahapan pelaksanaan program harus dikawal secara serius agar berjalan sesuai perencanaan. Bapperida memiliki peran strategis dalam mengawal seluruh program pembangunan, baik yang bersifat rutinitas, tugas pokok dan fungsi (tupoksi), mandatori, maupun arahan dari pemerintah pusat.

Selain itu, program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi fokus utama dalam penyusunan RKPD 2026. Melalui kegiatan ini, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat menentukan waktu pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan masing-masing.

Pada Tahun 2026, Gubernur menetapkan satu hingga tiga program prioritas di setiap OPD yang bersifat wajib dilaksanakan. Dalam beberapa minggu terakhir, Gubernur juga telah melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, baik pada OPD lama maupun OPD baru hasil pemekaran.

Bapperida menegaskan kepada para pejabat, khususnya eselon III dan IV serta para Kasubag Program, agar memahami dan mengawal pelaksanaan program prioritas di OPD masing-masing.

“Kami berharap dalam satu hingga dua hari ke depan para Kasubag Program di masing-masing OPD dapat memahami secara baik program prioritas yang telah ditetapkan,” ujar Eliezer.

Ia menambahkan, evaluasi perkembangan pelaksanaan program akan dilakukan setiap satu hingga dua bulan guna memastikan tahapan berjalan sesuai rencana serta menjadi bahan laporan kepada pimpinan.

Sementara itu, Sekretaris Bapperida Papua Tengah, Jemmy G. Adii, menambahkan bahwa sinkronisasi ini juga bertujuan menyelaraskan data antara Bapperida dan seluruh perangkat daerah. Penyelarasan data dinilai penting agar tidak terjadi perbedaan saat dilakukan monitoring oleh pimpinan.

Langkah yang ditempuh yakni menyamakan data yang disiapkan tim Bapperida dengan data dari 26 OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Salah satu kendala yang masih dihadapi adalah persoalan data sektoral.

Untuk mendukung integrasi data, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah melaunching aplikasi SADAR Papua Tengah (Satu Data, Satu Arah, Satu Papua Tengah). Ke depan, seluruh data OPD, baik data perencanaan maupun data tugas dan fungsi, diharapkan terintegrasi dalam aplikasi tersebut sebagai bagian dari penguatan sistem Satu Data di Papua Tengah.

Dengan adanya sinkronisasi ini, seluruh program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah diharapkan dapat berjalan maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing OPD teknis.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |