Kerukunan Keluarga Mee Nabire Barat Resmi Bentuk Kepala Suku Rayon

5 hours ago 3

Nabire, 28 Februari 2026 – Masyarakat Kerukunan Keluarga Mee Rayon Nabire Barat resmi membentuk Kepala Suku Kerukunan Keluarga Mee Rayon Nabire Barat melalui musyawarah bersama yang digelar di halaman rumah Robi Douw, Kaladiri 1, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Jumat (28/2/2026).

Pembentukan Kepala Suku ini merupakan hasil diskusi panjang masyarakat Mee yang selama ini menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Melalui kesepakatan bersama, masyarakat menilai perlu adanya kepemimpinan adat sebagai wadah pemersatu sekaligus sarana penyelesaian masalah internal secara mandiri dan terarah.

Penggagas kegiatan, Robi Douw selaku anggota DPRK Kabupaten Nabire utusan wilayah Nabire, menyampaikan bahwa wilayah Nabire Barat membutuhkan Kepala Suku Kerukunan Keluarga Mee Rayon agar masyarakat dapat saling menjaga persatuan serta menangani persoalan sosial secara bersama tanpa bergantung pada pihak lain.

Ia menegaskan bahwa siapapun yang terpilih sebagai Kepala Suku merupakan amanah masyarakat yang wajib dihormati dan didukung bersama. Dalam waktu dekat, kata dia, Kerukunan Keluarga Mee Nabire Barat juga akan melaksanakan rapat kerja yang mencakup tiga distrik, mulai dari Wadio hingga Wami di Kabupaten Nabire.

Tokoh masyarakat sekaligus tuan rumah kegiatan, Yakobus Waine, menyampaikan bahwa Nabire Barat merupakan wilayah strategis karena berada di sekitar kawasan Kantor Gubernur Papua Tengah. Oleh sebab itu, masyarakat Mee diharapkan menjadi teladan dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Peles Ukago menyoroti meningkatnya kenakalan remaja dan pengaruh pergaulan negatif yang memicu persoalan sosial. Ia menekankan pentingnya pembentukan Kepala Suku yang disertai aturan internal dan regulasi bersama guna menjaga ketertiban masyarakat.

Tim penggerak kegiatan, Stepanus Kadepa, menjelaskan bahwa pembentukan Kepala Suku Mee Nabire Barat lahir dari dinamika sosial yang kerap menimbulkan konflik internal maupun eksternal. Melalui kepemimpinan adat yang kuat, diharapkan solidaritas masyarakat semakin meningkat.

Adapun wilayah kerja Kepala Suku Kerukunan Keluarga Mee Rayon Nabire Barat meliputi wilayah dari Wadio hingga Sima di Distrik Nabire Barat.

Mewakili Kepala Kampung SPC, Jupri Mote, menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat tersebut. Ia berharap keberadaan Kepala Suku dapat memperkuat kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kampung dalam menangani berbagai persoalan sosial.

Sidang pemilihan dipimpin oleh Abner Doo dengan tahapan pembacaan tata cara, pengajuan calon, hingga proses pemilihan berdasarkan kriteria yang telah disepakati bersama, antara lain berdomisili minimal 15 tahun di Nabire Barat, memiliki tempat tinggal tetap, serta berusia minimal 30 tahun.

Dari tiga calon yang diusulkan masyarakat, melalui musyawarah dan pemilihan disepakati susunan kepengurusan sebagai berikut:

  • Kepala Suku Mee Rayon Nabire Barat: Martinus Douw

  • Wakil Kepala Suku: Kaleb Bunai

  • Sekretaris/Pembantu: Stepanus Kadepa

Struktur kepengurusan juga dilengkapi Kepala Suku Keluarga di masing-masing kampung, yakni Kampung Bumi Raya, Bumi Mulia, dan Sanggar Makmur.

Masyarakat berharap kepemimpinan baru ini mampu memperkuat persatuan, menjaga keamanan, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial demi kemajuan bersama Kerukunan Keluarga Mee di wilayah Nabire Barat.

[Nabire.Net/Yohanes Nawipa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |