Selular.ID – Platform pesan instan secara resmi menggulirkan pembaruan besar pada aplikasi Telegram untuk Android dan iOS yang mencakup interface (antarmuka) yang didesain ulang, penambahan alat manajemen grup, serta fitur fitur baru seperti sistem crafting hadiah (collectible gifts) dan peningkatan kustomisasi bot.
Pembaruan ini merupakan salah satu perubahan visual dan fungsi terbesar yang pernah dilakukan Telegram dalam beberapa tahun terakhir.
Pembaruan antarmuka yang digulirkan Telegram menampilkan desain Liquid Glass — gaya visual dengan efek transparan dan kedalaman yang sebelumnya diperkenalkan lebih dulu di aplikasi Telegram iOS kini diperluas ke aplikasi Telegram Android melalui update versi 12.4.x yang sudah tersedia di Google Play Store dan App Store sejak awal Februari 2026.
Desain baru ini menggantikan tata letak tradisional Telegram pada Android dengan navigasi bawah (bottom navigation bar) yang memuat akses cepat ke chats, settings, profile serta bagian lain aplikasi.
Dalam rilis resmi, Telegram menjelaskan bahwa antarmuka Android kini telah dibangun ulang (rebuilt interface code) untuk meningkatkan efisiensi serta responsivitas, sekaligus mempercepat navigasi dan pencarian di dalam aplikasi.
Pengguna juga diberikan kontrol atas efek visual melalui pengaturan “Power Saving” untuk menyesuaikan performa dan konsumsi baterai perangkat.
Update ini juga membawa sejumlah perubahan fungsional penting. Salah satunya adalah pembaruan sistem manajemen grup yang memungkinkan kepemilikan grup otomatis dialihkan ke salah satu admin apabila pemilik meninggalkan grup tanpa menunjuk pengganti dalam jangka waktu satu minggu.
Fitur ini juga menyuguhkan confirmation dialog saat pemilik grup memilih keluar, memberi opsi memilih admin lain sebagai pemegang hak kepemilikan sebelum benar-benar keluar dari obrolan.
Selain itu, Telegram menghadirkan sistem crafting untuk collectible gifts yang memungkinkan pengguna menggabungkan hingga empat hadiah untuk menciptakan item dengan tingkat kelangkaan lebih tinggi seperti Uncommon, Rare, Epic, dan Legendary, masing-masing menampilkan efek visual unik.
Proses crafting ini menggunakan mekanisme probabilitas, di mana penggunaan beberapa hadiah dengan atribut serupa meningkatkan kemungkinan atribut tersebut muncul pada hasil akhir. Semua item hasil crafting dapat diperjualbelikan secara aman melalui Telegram Gift Marketplace.
Pengembang chatbots di platform Telegram juga mendapat peningkatan kemampuan dengan dukungan tombol yang dapat disesuaikan warna dan emoji-nya.
Fitur ini dirancang untuk memperjelas tindakan yang dapat dilakukan pengguna dalam interaksi bot serta meningkatkan pengalaman navigasi pada antarmuka bot.
Tidak hanya Android, pengguna Telegram iOS dan iPadOS juga memperoleh sejumlah pembaruan visual.
Peningkatan efek Liquid Glass mencakup tampilan ulang media viewer, panel pratinjau paket sticker dan emoji, serta menu konteks yang diperbarui dalam profil pengguna dan ketika memilih pesan.
Pada perangkat iPad, Telegram juga menambahkan dukungan pintasan keyboard ⌘ + Enter untuk mengirim pesan, menyasar peningkatan produktivitas pada penggunaan perangkat tablet.
Telegram sendiri dikenal sebagai layanan pesan instan yang diluncurkan pada 2013 oleh Pavel dan Nikolai Durov serta dikembangkan oleh Telegram FZ-LLC, dengan basis pengguna global dan dukungan lintas platform termasuk Android, iOS, Windows, macOS, dan lain-lain.
Aplikasi ini menonjol dengan fitur seperti obrolan terenkripsi, kanal siaran satu arah (channels), grup besar, serta dukungan bot dan stickers.
Pembaruan antarmuka dan fitur Telegram terbaru ini mencerminkan upaya platform untuk mengharmonisasikan pengalaman pengguna antar platform besar sekaligus memperluas kedalaman fitur interaksi komunitas dan kreativitas pengguna.
Baca Juga:Telegram Perkenalkan Antarmuka Baru di Android dan iOS
Secara teknis, perubahan visual dan fungsi dirancang untuk mempercepat akses ke fitur utama serta menawarkan fleksibilitas lebih bagi pengguna di seluruh dunia.














































