10 Fitur WhatsApp Business untuk Mendukung Pelaku UMKM saat Ramadan

6 hours ago 7

Selular.ID – Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tapi juga menjadi puncak aktivitas bisnis yang paling tinggi di Indonesia sekaligus menghadirkan peluang signifikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

Sebanyak 88% dari masyarakat Indonesia kini mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya, menjadikan perpesanan instan sebagai cara paling efektif bagi pelanggan dan bisnis untuk interaksi bisnis, mulai dari bertanya dan menjawab pertanyaan, mendiskusikan produk, hingga menyelesaikan pembelian.

Di tengah perubahan perilaku konsumen, lonjakan pesanan menjelang waktu berbuka, serta meningkatnya permintaan menjelang Idulfitri, menuntut bisnis untuk bergerak lebih cepat.

Berikut 10 fitur aplikasi WhatsApp Business yang dapat membantu UMKM dalam mempersiapkan diri dan memaksimalkan potensi Ramadan tahun ini.

1. Bangun Kepercayaan dengan Profil Bisnis yang Lengkap dan Jam Operasional yang Telah Diperbaharui

Di tengah periode yang serba sibuk ini, pelanggan membutuhkan kepastian dengan cepat.

Memiliki Profil WhatsApp Business yang lengkap, mulai dari deskripsi, kategori, alamat, hingga informasi kontak, dapat langsung membangun kredibilitas, sehingga calon pelanggan merasa lebih yakin dan siap untuk melakukan pembelian.

Jam operasional mungkin berubah selama Ramadan untuk menyesuaikan waktu berbuka atau ibadah.

Karena itu, perbarui jam operasional agar pelanggan tidak kebingungan saat menghubungi di luar jam layanan, serta arahkan mereka untuk menghubungi kembali ketika bisnismu sudah beroperasi.

2. Pesan Otomatis: Salam Otomatis dan Pesan Tidak di Tempat

Jangan biarkan tingginya volume chat di jam-jam sibuk membuat pelanggan menunggu tanpa kepastian, atau memaksakan kamu untuk selalu memantau ponsel setiap saat.

Salam otomatis memastikan pesan pelanggan langsung diterima dan direspons, sehingga mereka tetap merasa dihargai meskipun Anda belum sempat membalas secara langsung.

Saat Anda sedang beristirahat, terlebih selama Ramadan, pesan tidak di tempat membantu memberitahu pelanggan kapan Anda akan kembali merespons, sehingga ekspektasi tetap terkelola dan pesan lanjutan yang tidak perlu dapat diminimalkan.

Untuk mengaktifkan keduanya, buka tab Fitur lalu pilih Salam Otomatis atau Pesan Tidak di Tempat.

3. Dari Chat Berantakan Jadi Lebih Terkontrol: Kelola Lonjakan Pesanan dengan Label

Lonjakan pesanan selama Ramadan bisa terasa sangat padat.

Gunakan Label untuk langsung mengelompokkan chat berdasarkan status, misalnya “Sudah Bayar – Siap Kirim”, “Pertanyaan Hampers Lebaran”, atau “Menu Berbuka”.

Jangan lupa untuk memberikan warna berbeda agar Anda bisa memprioritaskan serta mengelola volume pesan yang meningkat dengan lebih efisien.

Catatan: Beberapa bisnis mungkin sekarang melihatnya sebagai Daftar sebagai ganti dari Label.

4. Percepat Layanan Pelanggan: Jawab Pertanyaan Umum dalam Sekejap dengan Balasan Cepat

Tak perlu mengetik jawaban yang sama berulang kali untuk pertanyaan umum seperti “Harganya berapa?” atau “Estimasi pengirimannya berapa lama?”.

Gunakan Balas Cepat untuk membuat agar respons tetap cepat dan konsisten, penting banget saat orderan Ramadan lagi padat.

5. Etalase Toko di Dalam Chat: Biarkan Pelanggan Menjelajahi Katalog Ramadan Anda

Tampilkan seluruh paket buka puasa, hampers Lebaran, dan paket spesial langsung di dalam chat.

Katalog yang jelas dan dilengkapi dengan visual memudahkan pelanggan untuk melihat dan memilih produk tanpa harus keluar dari WhatsApp, sehingga mendorong proses pembelian yang lebih cepat.

Baca juga:

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |