Jagokan De Oranje di Piala Dunia 2026, Ketua DPRK Nabire Ajak Suporter Jaga Sportivitas

9 hours ago 6

Nabire, 10 Juni 2026 – Di tengah ramainya Konvoi Fans Piala Dunia 2026 di Pantai Nabire, Rabu (10/6/2026), ada satu kisah yang menarik perhatian publik. Ketua DPRK Kabupaten Nabire, Nancy Worabai, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi pendukung setia Tim Nasional Belanda sejak masih duduk di bangku kelas satu SMP.

Pengakuan tersebut menjadi warna tersendiri dalam kemeriahan konvoi yang diikuti berbagai komunitas pendukung negara peserta Piala Dunia. Di saat banyak suporter berganti tim favorit mengikuti tren, Nency justru mempertahankan pilihannya selama puluhan tahun.

“Saya sudah cinta mati kepada Timnas Belanda sejak kelas satu SMP. Mau kalah atau menang, saya tetap pegang Belanda,” ungkapnya di hadapan para peserta konvoi.

Menurutnya, dukungan terhadap Belanda bukan sekadar mengikuti ajang sepak bola dunia, tetapi telah menjadi bagian dari kecintaannya terhadap olahraga yang terus terjaga hingga sekarang.

Keunikan loyalitas tersebut mendapat perhatian masyarakat karena menunjukkan bahwa sepak bola mampu membangun ikatan emosional yang bertahan lintas generasi.

Selain berbagi kisah tentang tim favoritnya, Nency juga mengajak seluruh komunitas pendukung negara peserta Piala Dunia di Nabire untuk menjadikan konvoi sebagai ajang persaudaraan dan sportivitas.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dan aparat keamanan yang telah memfasilitasi kegiatan sehingga berlangsung aman dan tertib.

Nency mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi arahan aparat keamanan, menjaga ketertiban lalu lintas, menghormati pengguna jalan, serta menghargai sesama pendukung dari berbagai negara.

“Ini bukan hanya fans Belanda, tetapi semua pecinta sepak bola. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Nabire bisa merayakan Piala Dunia dengan damai, tertib, dan saling menghormati,” katanya.

Ia juga mengungkapkan tradisi keluarganya yang rutin menggelar nonton bareng (nobar) setiap Piala Dunia maupun Piala Eropa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momen mempererat kebersamaan masyarakat.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa nobar harus berlangsung dengan aman tanpa minuman keras maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.

Konvoi Fans Piala Dunia 2026 di Pantai Nabire sendiri berlangsung meriah dengan diikuti berbagai komunitas pendukung negara peserta. Masing-masing membawa atribut dan bendera kebanggaan mereka, menciptakan suasana penuh warna yang menunjukkan bahwa sepak bola menjadi pemersatu masyarakat di Kabupaten Nabire.

Kisah loyalitas Nency Worabai terhadap Timnas Belanda sejak SMP pun menjadi cerita unik di balik euforia Piala Dunia 2026, membuktikan bahwa kesetiaan seorang suporter terkadang mampu bertahan lebih lama daripada perjalanan sebuah turnamen.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |