Cara Hapus Akun TikTok Secara Permanen demi Privasi dan Kewarasan

20 hours ago 8

TechDaily.id – Mengambil napas sejenak dari dunia sosial boleh saja. Apalagi jika kamu menghilang dari dunia digital, kamu bisa menghapus akun TikTok, Instagram, atau lainnya, tapi di sini akan membahas akun TikTok.

TikTok telah menjadi fenomena global yang tak terbantahkan. Dengan algoritma “For You Page” (FYP) yang dirancang sangat presisi untuk membaca minat pengguna dalam hitungan detik, aplikasi ini sukses membuat miliaran orang terpaku pada layar selama berjam-jam.

Namun, di balik hiburan tanpa henti tersebut, muncul kesadaran baru tentang privasi data, kesehatan mental, dan produktivitas yang tergerus.

Mungkin Anda merasa data pribadi Anda terlalu terekspos, atau mungkin Anda lelah dengan dopamine rush yang membuat waktu tidur berantakan. Apa pun alasannya, keputusan untuk menghapus akun TikTok adalah langkah besar dalam manajemen identitas digital (digital footprint) Anda.

Namun, perlu diingat: Menghapus aplikasi dari layar utama ponsel bukanlah menghapus akun. Data Anda masih tersimpan rapi di server TikTok. Berdasarkan panduan teknis dari wikiHow dan standar keamanan siber terkini, berikut adalah prosedur operasi standar (SOP) untuk menghapus keberadaan Anda dari platform video pendek ini secara permanen dan aman.

TikTok

Tahap 1: Selamatkan Kenangan (Backup Data) di Akun TikTok

Sebelum menekan tombol merah penghancuran diri, ada satu langkah krusial yang sering dilewatkan pengguna: Mengunduh Data Pribadi.

TikTok, seperti raksasa teknologi lainnya, memiliki kewajiban untuk memberikan salinan data Anda. Ini mencakup daftar video yang pernah Anda unggah, riwayat komentar, dan data profil.

Sayangnya, TikTok tidak mengizinkan Anda mengunduh video orang lain yang Anda simpan di folder favorit (kecuali Anda mengunduhnya satu per satu secara manual).

Cara Request Data:

  1. Buka profil Anda, ketuk menu tiga garis (hamburger menu) di pojok kanan atas akun TikTok kamu.
  2. Masuk ke Settings and Privacy (Pengaturan dan Privasi).
  3. Pilih menu Account (Akun) > Download your data (Unduh data Anda).
  4. Anda bisa memilih format TXT (mudah dibaca manusia) atau JSON (untuk pemrosesan mesin).
  5. Tekan “Request data”.

Perlu diingat, Proses ini tidak instan. TikTok membutuhkan waktu beberapa hari untuk memproses permintaan ini. Jadi, jangan langsung hapus akun TikTok setelah request. Tunggu hingga tautan unduhan tersedia di tab “Download data”.

Tahap 2: Deaktivasi vs Penghapusan Permanen Akun TikTok

Di dalam menu pengaturan, TikTok memberikan dua opsi yang sering membingungkan pengguna awam: Deactivate (Nonaktifkan) dan Delete permanently (Hapus permanen). Memahami perbedaannya sangat vital.

  • Deaktivasi: Ini adalah mode “cuti”. Akun Anda tidak akan bisa dicari oleh orang lain, profil Anda hilang sementara, tetapi semua data tersimpan aman di server. Anda bisa kembali kapan saja hanya dengan login ulang. Opsi ini cocok jika Anda hanya butuh istirahat sejenak dari kebisingan FYP.
  • Hapus Permanen: Ini adalah “opsi nuklir”. Setelah masa tenggang berakhir, akun dan konten Anda hilang selamanya. Tidak ada cara untuk memulihkannya.
3 Cara Nonaktifkan Kunjungan Profil TikTok Cover

Tahap 3: Eksekusi Penghapusan (The Kill Switch)

Jika tekad Anda sudah bulat untuk meninggalkan platform ini selamanya, ikuti langkah-langkah presisi berikut. Panduan ini berlaku universal baik untuk pengguna Android maupun iOS untuk menghapus akun TikTok.

  1. Akses Menu Akun: Buka aplikasi TikTok dan masuk ke tab Profil di pojok kanan bawah. Ketuk ikon tiga garis di kanan atas, lalu pilih Settings and Privacy.
  2. Navigasi ke Kontrol Akun: Ketuk opsi Account (paling atas). Di sini Anda akan melihat opsi “Deactivate or delete account”.
  3. Konfirmasi Keputusan: Pilih “Delete account permanently”. TikTok, dalam upaya terakhirnya mempertahankan pengguna, akan menanyakan alasan Anda pergi (misalnya: “Saya menghabiskan terlalu banyak waktu” atau “Masalah privasi”). Anda bisa memilih salah satu atau menekan Skip di pojok kanan atas.
  4. Verifikasi Final: Jika Anda belum mengunduh data, TikTok akan mengingatkan Anda lagi di tahap ini. Jika sudah, centang kotak konfirmasi bahwa Anda memahami konsekuensinya. Tekan Continue.
  5. Otorisasi Keamanan: Sebagai langkah keamanan terakhir (untuk mencegah akun dihapus oleh peretas atau orang iseng), Anda akan diminta memverifikasi akun. Biasanya melalui kode 6 digit yang dikirim via SMS ke nomor ponsel terdaftar atau login ulang dengan Google/Apple ID/Facebook.
  6. Tombol Akhir: Setelah verifikasi, tombol Delete account akan menyala. Tekan tombol itu, lalu konfirmasi sekali lagi pada pop-up yang muncul. Selesai. Anda telah log out secara otomatis.

Tahap 4: Masa Tenggang 30 Hari (The Limbo Period)

Apakah data Anda langsung hilang detik itu juga? Secara teknis, belum.

Seperti standar industri media sosial lainnya, TikTok memberlakukan masa tenggang 30 hari (grace period). Selama 30 hari ini, akun Anda berada dalam status “deaktivasi”. Publik tidak bisa melihatnya, tapi data masih ada di server.

Mekanisme ini dibuat sebagai jaring pengaman jika Anda berubah pikiran atau menyesal. Jika dalam waktu 29 hari Anda tiba-tiba ingin kembali bermain TikTok, Anda cukup login ulang dengan kredensial lama, dan tombol “Reactivate” akan muncul. Penghapusan pun batal.

fitur baru TikTok

Namun, jika Anda berhasil menahan diri untuk tidak login selama 30 hari penuh, maka pada hari ke-31, skrip penghapusan di server TikTok akan berjalan. Video, draft, komentar, likes, dan pembelian koin Anda akan dihapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Menghapus akun TikTok mungkin terasa berat di awal, terutama karena fenomena FOMO (Fear of Missing Out). Namun, langkah ini sering kali menjadi pintu gerbang menuju ketenangan mental dan privasi yang lebih terjaga.

Anda baru saja mengambil kembali kendali atas waktu dan data Anda dari salah satu algoritma paling adiktif di dunia. Apakah Anda akan menggunakan waktu luang tersebut untuk produktivitas, hobi baru, atau sekadar tidur lebih nyenyak? Pilihan kini sepenuhnya ada di tangan Anda, bukan di tangan algoritma.

Selamat menikmati kebebasan digital Anda!

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |