Nabire, 3 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) terus memperkuat upaya pembangunan keluarga berkualitas dan percepatan penanganan stunting melalui Program Quick Wins Kemendukbangga.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala DP3AKB Provinsi Papua Tengah, Agustinus Bagau, saat membuka Pertemuan Percepatan Program Quick Wins Kemendukbangga di Aula Hotel Carmel Nabire, Rabu (3/6/2026).
Dalam sambutannya, Agustinus menekankan bahwa pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul di Papua Tengah. Karena itu, berbagai program yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya selalu mengingat bahwa dinas ini harus bermanfaat. Ada makna besar di dalamnya. Ini merupakan salah satu pekerjaan yang mulia, sama seperti pelayanan di gereja,” kata Agustinus Bagau.
Menurutnya, berbagai inovasi terus dilakukan dalam pelaksanaan program keluarga berencana. Namun, masih terdapat sebagian masyarakat yang memandang program tersebut sebagai ancaman, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih humanis dan sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat Papua Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait pelaksanaan lima program prioritas Quick Wins Kemendukbangga yang bertujuan mempercepat pembangunan keluarga berkualitas sekaligus menurunkan angka stunting.
Lima program prioritas yang didorong meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), serta pemanfaatan Super Apps sebagai platform layanan keluarga.
Agustinus menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan didorong masuk ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah agar implementasinya dapat berjalan secara berkelanjutan hingga ke tingkat kampung.
“Kita akan melaksanakan program ini sampai ke daerah-daerah dan memasukkannya dalam perencanaan serta penganggaran, sehingga program yang dijalankan tidak berjalan di tempat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus melahirkan inovasi berbasis kearifan lokal yang mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga di Papua Tengah.
Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman antar peserta dari delapan kabupaten di Papua Tengah guna memperkuat sinergi pelaksanaan program di daerah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber berpengalaman, salah satunya Kepala BKKBN Jayapura, Sarles Brabar, yang membagikan strategi percepatan pelaksanaan program pembangunan keluarga dan penanganan stunting.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap implementasi Program Quick Wins Kemendukbangga dapat berjalan lebih efektif, menjangkau masyarakat hingga pelosok daerah, serta mendukung terwujudnya keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera di Papua Tengah.Meta Deskripsi.

DP3AKB Papua Tengah mempercepat Program Quick Wins Kemendukbangga melalui sinergi delapan kabupaten untuk menekan stunting dan membangun keluarga berkualitas.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

11 hours ago
5

















































