Nabire, 5 Juni 2026 – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi dalam rangka mematangkan persiapan pelepasan kontingen menuju Pesparawi Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Sekretariat Dharma Wanita Provinsi Papua Tengah, Jumat (5/6/2026), dihadiri Ketua LPPD Provinsi Papua Tengah yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., MH.Kes., Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah Victor Fun, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah Fretz James Boray, Ketua Harian LPPD Papua Tengah Pince T. Nawipa, M.Pd.K., pengurus LPPD Kabupaten Nabire, serta puluhan peserta lainnya.

Agenda rapat difokuskan pada koordinasi dan konsolidasi kesiapan pelepasan kontingen oleh Gubernur Papua Tengah serta pembahasan teknis pelaksanaan acara pelepasan yang direncanakan berlangsung pada Ibadah ASN dan Non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada 15 Juni 2026 mendatang.
Dalam arahannya, Ketua LPPD Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan dukungan penuh bagi seluruh peserta yang akan mewakili Papua Tengah pada ajang Pesparawi Nasional.
Ia menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan kontingen harus dipastikan terpenuhi sehingga peserta dapat fokus mengikuti perlombaan tanpa dibebani persoalan teknis selama berada di Manokwari.
“Kita harus memayungi anak-anak kita yang akan berlomba. Mereka tidak perlu memikirkan hal-hal lain di luar perlombaan. Setibanya di Manokwari harus sudah ada kendaraan penjemput, penginapan, konsumsi, dan seluruh kebutuhan mereka tersedia dengan baik sehingga mereka bisa fokus berlatih dan tampil maksimal,” ujar Sumule.
Menurutnya, LPPD Provinsi Papua Tengah juga perlu mempertimbangkan pembentukan posko kontingen di Manokwari untuk memudahkan koordinasi dan pelayanan kepada seluruh peserta serta official yang berasal dari berbagai kategori lomba.
Ia meminta seluruh unsur panitia memastikan pelayanan terhadap seluruh kategori peserta berjalan baik, mulai dari kebutuhan makan, penginapan, perlengkapan hingga hak-hak peserta lainnya.
“Kita ingin seluruh peserta dilayani dengan baik. Pastikan semua berjalan lancar sehingga mereka bisa memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Papua Tengah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian LPPD Provinsi Papua Tengah, Pince T. Nawipa, menjelaskan bahwa rapat tersebut secara khusus membahas persiapan teknis pelepasan kontingen yang akan dilaksanakan pada 15 Juni 2026.

Menurutnya, pelepasan akan dirangkaikan dengan Ibadah ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebagai momentum doa dan pengutusan bagi seluruh peserta yang akan berangkat mengikuti Pesparawi Nasional XIV.
“Pertemuan hari ini kami fokuskan untuk mempersiapkan rencana pelepasan kontingen pada tanggal 15 Juni 2026 yang bertepatan dengan ibadah ASN Provinsi Papua Tengah. Momentum itu kami ambil untuk melepaskan peserta Pesparawi menuju Papua Barat,” ujar Pince kepada awak media usai rapat.
Ia menjelaskan bahwa unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) akan membantu menyiapkan liturgi ibadah dan pelayanan firman dalam acara pelepasan tersebut.
Pince juga mengajak seluruh umat Kristiani di delapan kabupaten se-Provinsi Papua Tengah untuk memberikan dukungan doa bagi kontingen yang akan bertanding membawa nama daerah pada ajang nasional tersebut.
“Kami menghimbau dan memohon dukungan doa dari umat Tuhan yang ada di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah. Semakin dekat pelaksanaan event nasional ini, kami sangat membutuhkan dukungan doa agar seluruh proses dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, kontingen Papua Tengah dijadwalkan berangkat menuju Manokwari pada 17 Juni 2026 menggunakan kapal laut.
Selain itu, pihaknya berharap Gubernur Papua Tengah selaku penasihat LPPD Provinsi Papua Tengah dapat hadir dan secara langsung melepas kontingen bersama Wakil Gubernur pada acara pelepasan tanggal 15 Juni mendatang.
“Kami sangat mengharapkan Bapak Gubernur bersama Wakil Gubernur dapat hadir untuk melepas kontingen. Dukungan dan doa dari pemerintah daerah serta para hamba Tuhan menjadi semangat bagi seluruh peserta yang akan membawa nama Papua Tengah di tingkat nasional,” pungkasnya.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menjadi momentum penting bagi Papua Tengah untuk menunjukkan kemampuan terbaik para peserta dalam berbagai kategori lomba paduan suara dan musik gerejawi, sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari seluruh Indonesia.
[Nabire.Net/Musa Boma]

8 hours ago
7

















































