Freeport Serahkan Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Perkuat Riset dan Pembelajaran STEM di Papua

1 month ago 29

Jayapura, 8 Desember 2025 – PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menyerahkan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih (UNCEN) kepada Rektor UNCEN Dr. Oscar O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr., pada sebuah acara seremonial di Jayapura, Papua. Penyerahan dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas sebagai komitmen perusahaan dalam memperkuat pendidikan dan riset di Tanah Papua.

Tony Wenas menegaskan bahwa pembangunan Papua harus dimulai dari penguatan sumber daya manusia melalui fasilitas pendidikan yang modern dan berstandar global. “Gedung ini kami persembahkan untuk mendukung generasi muda Papua dalam pengembangan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Dengan fasilitas ini, mahasiswa Papua diharapkan memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

(Rektor Universitas Cenderawasih Dr. Oscar
O. Wambrauw SE., M.Sc..Agr.,(kedua kiri)
didampingi Ketua Senat Uncen Prof. Dr.
Balthasar Kambuaya, MBA (kiri) bersama
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia
Tony Wenas meninjau ruangan perkuliahan
dalam Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN)

Menurut Tony, kerja sama antara PTFI dan UNCEN terus menunjukkan hasil nyata dalam menyiapkan talenta lokal. Hingga kini, terdapat 332 alumni UNCEN yang bekerja di PTFI. Selain itu, 255 mahasiswa telah menerima beasiswa Freeport, dan 51 di antaranya masih aktif menempuh pendidikan. “Kami akan terus meningkatkan jumlah dan kualitas penerima beasiswa ke depannya,” tambahnya.

(Pada lantai tiga Gedung Pusat Sains dan
Kemitraan Universitas Cenderawasih
(UNCEN), sebagian rangka atap dibiarkan
terbuka sebagai contoh konstruksi nyata
bagi mahasiswa Teknik Sipil, menjadikan
ruang belajar yang aplikatif dan inspiratif)

Sementara itu, Rektor UNCEN Dr. Oscar O. Wambrauw menyampaikan apresiasi atas kontribusi PTFI. Ia menyebut Gedung Pusat Sains dan Kemitraan sebagai motor penggerak penguatan STEM di Papua serta ruang kolaborasi antara kampus dan industri. “Semoga gedung ini menjadi sarana lahirnya karya-karya terbaik untuk mewujudkan Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif,” ujarnya.

Fasilitas Modern Ramah Lingkungan

Gedung tiga lantai ini dibangun di atas lahan seluas 4.800 m² dengan total luas bangunan 2.800 m², dan dilengkapi panel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan. Sistem ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa terkait energi baru terbarukan.

(Gedung Pusat Sains dan Kemitraan
UNCEN di Abepura, Jayapura, dibangun
PTFI di atas lahan 4.800 m² dengan luas
bangunan 2.800 m², dilengkapi taman dan
plaza serta area parkir seluas 1.300 m²)

Beberapa fasilitas unggulan gedung meliputi:

  • 18 ruang kuliah berkapasitas 40 orang, dilengkapi pendingin ruangan, proyektor, laptop, serta fasilitas kuliah daring.

  • Setiap ruang diberi nama unsur mineral PTFI: Cuprum (tembaga), Argentum (perak), Aurum (emas).

  • Auditorium berkapasitas 170 kursi dengan videotron 6 x 3 meter, menampilkan desain interior bernuansa tembaga, motif alam Papua, serta ukiran Cenderawasih dan Kamoro.

  • Fasilitas interaksi daring dua arah serta jaringan internet di seluruh lantai.

  • Karya mural “Tembaga untuk Kehidupan” yang menggambarkan kontribusi PTFI bagi masyarakat Papua.

  • Taman, plaza, area parkir seluas 1.300 m², toilet ramah difabel, serta sistem keamanan fire suppression system.

  • Pada lantai tiga, sebagian konstruksi atap sengaja dibiarkan terbuka sebagai contoh nyata bagi mahasiswa Teknik Sipil.

(Gedung Pusat Sains dan Kemitraan
UNCEN dirancang sebagai fasilitas perkuliahan modern yang ramah
lingkungan, menggunakan solar panel yang
bukan hanya menghemat energi, tetapi juga
menjadi sarana belajar langsung bagi
mahasiswa yang mempelajari sistem
kelistrikan)

Melalui fasilitas ini, PTFI berharap UNCEN dapat semakin memantapkan posisinya sebagai universitas unggulan di kawasan Indonesia Timur.

(Hiasan dinding material tembaga sebagai
visualisasi produk PTFI dengan motif alam
Papua serta ukiran Cenderawasih dan
Kamoro yang memberi sentuhan khas dan harmonis)

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |