Youth Camp Perdana GSJA Papua Tengah 2026 Fokus Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

3 hours ago 1

Nabire, 24 Juni 2026 – Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Papua Tengah menggelar Youth Camp Se-Papua Tengah Tahun 2026 sebagai langkah strategis membentuk generasi muda yang berkarakter, beriman, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula STIMIK PESAT Nabire, Rabu (24/6/2026), dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Marthen Ukago, SE., M.Si.

Dalam sambutan Ketua BPDA GSJA Papua Tengah yang dibacakan Sekretaris Daerah GSJA Papua Tengah, Pdt. Ramijo, S.Th., dijelaskan bahwa tema “Change Maker” dipilih untuk mendorong generasi muda berani mengambil peran aktif dalam gereja maupun masyarakat.

Tema tersebut berlandaskan Firman Tuhan dalam Yeremia 1:10 yang menegaskan bahwa setiap orang muda memiliki panggilan untuk membangun dan membawa perubahan positif.

“Kami ingin anak-anak muda GSJA memiliki pola pikir yang benar bahwa sejak usia muda mereka sudah memiliki kapasitas dan panggilan untuk menjadi Change Maker,” ujar Ramijo.

Selain membangun pola pikir positif, Youth Camp juga bertujuan meningkatkan kepedulian sosial serta membentuk keterampilan kepemimpinan yang berlandaskan iman dan karakter Kristiani.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan Youth Camp pertama yang dilaksanakan dalam masa kepengurusan Badan Pengurus Daerah GSJA Papua Tengah sejak terbentuk sebagai wilayah pelayanan tersendiri.

Saat ini GSJA Papua Tengah memiliki dua wilayah pelayanan, yakni Nabire dan Timika, dengan total 17 gereja lokal yang dilayani oleh 37 pelayan Injil. Dari 1.499 warga jemaat, sebanyak 954 jiwa merupakan generasi muda berusia di bawah 17 tahun, sehingga pembinaan kaum muda menjadi fokus utama pelayanan gereja.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Marthen Ukago menegaskan bahwa pembangunan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat.

“Gereja memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.

Melalui Youth Camp GSJA Papua Tengah 2026, diharapkan lahir generasi muda yang kuat dalam iman, unggul dalam karakter, serta siap menjadi pemimpin dan pembawa perubahan bagi Papua Tengah dan Indonesia.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |