Nabire, 24 Juni 2026 – Ketua Panitia Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar se-Provinsi Papua Tengah Tahun 2026, Deni Tenouye, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mengembangkan kreativitas pelajar sekaligus melestarikan budaya asli Papua di kalangan generasi muda.
Festival yang resmi dibuka di Bandara Lama Nabire, Rabu (24/6/2026), diikuti pelajar dari delapan kabupaten di Papua Tengah, yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Mimika, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Puncak.
Dalam sambutannya, Deni Tenouye yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Papua Tengah menjelaskan bahwa pelaksanaan festival berlandaskan sejumlah regulasi nasional, antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.
Menurutnya, tema “Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Provinsi Papua Tengah” mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun karakter pelajar yang kreatif, berbudaya, dan memiliki daya saing.
“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar mencintai budaya daerah serta mempererat persaudaraan antarpelajar dari berbagai kabupaten di Papua Tengah,” ujar Deni Tenouye.
Festival menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan kompetisi, di antaranya lomba tari kreasi, lomba musik akustik lokal, pameran budaya dan kerajinan, lomba pembuatan berita, serta penampilan seni dan budaya pelajar.
Deni Tenouye juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2026 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap para peserta, panitia menyediakan hadiah Juara I sebesar Rp5 juta, Juara II Rp3 juta, Juara III Rp2 juta, dan Juara Umum sebesar Rp25 juta. Selain itu, tujuh kabupaten lainnya akan menerima dana pembinaan masing-masing Rp4 juta, sedangkan peserta perorangan memperoleh dana pembinaan sebesar Rp1 juta.
Pada kesempatan tersebut, Deni Tenouye menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley atas dukungan terhadap pelaksanaan festival. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, aparat keamanan, kepala sekolah, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Papua sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan bangga terhadap warisan budaya daerahnya.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]

3 hours ago
1

















































