Top 5 Eropa 2025, Counterpoint: Tantangan 2026 Menghadang

2 hours ago 1

Selular.ID – Pengiriman smartphone di benua Eropa pada kuartal IV 2025 tumbuh sebesar sekitar 2 % secara tahunan dibanding kuartal IV 2024, menurut laporan Smartphone Market Monitor dari perusahaan riset Counterpoint Research.

Pertumbuhan ini menunjukkan sedikit pemulihan pasar di penutup tahun, meskipun analis menilai tantangan besar menanti pada 2026.

Data Counterpoint menempatkan Apple Inc. sebagai pemimpin pasar smartphone di Eropa dalam periode Oktober–Desember 2025 dengan pangsa sekitar 33 %, didukung oleh permintaan kuat untuk seri iPhone 17 yang mengalami kenaikan pengiriman sekitar 7 % dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Samsung Electronics berada di posisi kedua dengan pangsa pasar sekitar 29 %, serta pertumbuhan pengiriman sekitar 4 % secara tahunan.

Pertumbuhan di Eropa pada kuartal keempat ini terjadi setelah beberapa kuartal pasar melemah dan tercatat sebagai perbaikan kecil dari tren sebelumnya. Laporan Counterpoint menunjukkan bahwa momentum positif tidak merata untuk semua merek.

Beberapa brand seperti HONOR mempertahankan ekspansi, sementara pengiriman Xiaomi sedikit menurun karena seri perangkatnya kurang kuat dibanding tahun lalu.

Counterpoint menyoroti bahwa pertumbuhan 2 % di Q4 2025 dibangun di atas basis yang relatif rendah dari Q4 2024, sehingga mencerminkan modest growth atau pertumbuhan moderat, bukan pemulihan kuat yang konsisten.

Kinerja Apple dan Samsung merupakan faktor utama penguatan pasar, diikuti oleh pemain lain seperti HONOR yang terus memperluas kehadirannya di wilayah Eropa Barat dan Timur.

Namun, Counterpoint juga memperingatkan bahwa tantangan besar menghadang pasar smartphone Eropa pada 2026, terutama akibat lonjakan harga komponen seperti DRAM dan NAND memory yang merupakan bagian signifikan dari bill of materials (BOM) perangkat.

Lonjakan ini mendorong kenaikan biaya produksi, yang diperkirakan akan berdampak negatif pada volume pengiriman di seluruh segmen, khususnya di segmen harga lebih rendah yang sensitif terhadap harga.

Dalam wawancara yang dikutip Counterpoint, Jan Stryjak, Associate Director di Counterpoint Research, mengatakan bahwa meskipun 2025 berakhir dengan tren positif, “there is trouble on the horizon” yang menandakan risiko penurunan signifikan di beberapa kuartal berikutnya.

Lonjakan harga memory diproyeksikan akan memberi tekanan pada margin produsen smartphone dan membuat perangkat menjadi lebih mahal bagi konsumen Eropa.

Laporan ini juga menyebutkan bahwa faktor makroekonomi seperti kekhawatiran inflasi, ketidakpastian tingkat suku bunga di kawasan Euro, dan persaingan harga yang ketat dapat memperburuk prospek permintaan konsumen pada 2026.

Tekanan ini diperkirakan akan lebih terasa pada segmen entry-level dan mid-tier dibanding segmen premium yang lebih tahan terhadap perubahan biaya komponen.

Performa positif Apple di Eropa juga sejalan dengan laporan global Counterpoint yang menunjukkan bahwa Apple tetap menjadi pemimpin pasar smartphone secara global pada 2025, dengan pangsa pasar terbesar di antara vendor utama.

Tren pergeseran ke perangkat premium dan permintaan untuk fitur lebih canggih seperti 5G berkontribusi pada kinerja ini.

Sementara itu, Samsung mempertahankan posisi kuatnya di pasar Eropa dengan portofolio yang lebih beragam, termasuk perangkat mid-range dan flagship, meskipun menghadapi persaingan ketat dari Apple di segmen premium.

Implikasi dari laporan ini menunjukkan bahwa meskipun pasar smartphone di Eropa menutup 2025 dengan pertumbuhan positif, industri kini berfokus pada strategi menghadapi tantangan biaya produksi dan permintaan yang mungkin melemah di 2026.

Produsen diperkirakan akan menyesuaikan portofolio produk dan strategi harga untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah dinamika biaya komponen dan perilaku pembelian konsumen yang terus berubah.

Baca Juga: Counterpoint: Top 5 Brand Smartphone 2025

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |