Project Ascend 5G FWA, ZTE Jangkau Wilayah Tertinggal Dengan Akses Internet Terjangkau

2 hours ago 3

Selular.ID – ZTE Corporation dan MyRepublic Indonesia mengumumkan kemitraan strategis melalui “Project Ascend” untuk menghadirkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) bertajuk MyRepublic Air di Indonesia.

Melalui Project Ascend, perusahaan menargetkan perluasan akses broadband nirkabel berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah di luar pusat kota, termasuk Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Inisiatif ini memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang diperoleh MyRepublic Indonesia melalui proses lelang yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Hendra Gunawan, Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, menyatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif.

Ia menegaskan bahwa broadband kini menjadi infrastruktur esensial untuk mendukung peluang ekonomi, pendidikan, dan inklusi sosial.

“Melalui kemitraan dengan ZTE, MyRepublic menargetkan kehadiran MyRepublic Air dapat menjangkau masyarakat yang selama ini belum terlayani optimal dengan akses internet andal dan terjangkau,”ujar Hendra.

Project Ascend dirancang untuk mempercepat implementasi jaringan 5G FWA, yaitu layanan akses internet tetap yang memanfaatkan jaringan seluler 5G sebagai pengganti kabel fiber atau DSL.

Teknologi ini memungkinkan operator menghadirkan konektivitas rumah dan bisnis tanpa perlu menarik jaringan kabel secara masif, sehingga lebih efisien untuk wilayah dengan kepadatan menengah hingga rendah.

Pemanfaatan spektrum 1,4 GHz menjadi kunci dalam pendekatan ini. Secara teknis, pita frekuensi tersebut memiliki karakteristik propagasi yang relatif baik untuk cakupan area luas, sekaligus mampu mendukung kapasitas data yang memadai.

Dengan kombinasi ini, MyRepublic Indonesia menargetkan perluasan layanan broadband secara lebih cepat dan fleksibel, terutama di wilayah yang secara geografis menantang atau belum sepenuhnya terjangkau infrastruktur fiber.

Sebagai mitra teknologi, ZTE akan menyediakan solusi jaringan end-to-end. Cakupan solusi tersebut meliputi Radio Access Network (RAN) atau jaringan akses radio yang menghubungkan perangkat pengguna ke jaringan operator, Customer Premises Equipment (CPE).

Berupa perangkat penerima di sisi pelanggan, jaringan inti (core network) yang mengelola lalu lintas data, wireless backhaul untuk menghubungkan site ke jaringan utama, serta sistem kelistrikan pendukung.

Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan proses implementasi berlangsung lebih cepat karena seluruh elemen jaringan berada dalam satu ekosistem teknologi.

Selain itu, desain jaringan dirancang agar skalabel, sehingga dapat mengakomodasi pertumbuhan trafik data seiring meningkatnya penetrasi layanan digital.

Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat inovasi serta memperluas infrastruktur digital berkualitas di Indonesia.

Ia menyebut kombinasi jangkauan pasar MyRepublic Indonesia dan kapabilitas teknologi global ZTE diharapkan dapat membangun ekosistem broadband yang lebih tangguh dan inklusif, sekaligus mendukung pertumbuhan digital berkelanjutan di berbagai wilayah.

Inisiatif ini selaras dengan agenda transformasi digital nasional Indonesia yang menempatkan konektivitas sebagai fondasi utama.

“Akses internet yang stabil dan terjangkau dinilai penting untuk mendukung sektor pendidikan, layanan keuangan digital, layanan kesehatan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta layanan publik berbasis digital,”ujar Richard Liang.

Perluasan jaringan broadband di wilayah tertinggal dan terpencil menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mendorong pemerataan akses.

Dengan Project Ascend dan peluncuran MyRepublic Air berbasis 5G FWA, ZTE dan MyRepublic Indonesia menempatkan penguatan infrastruktur nirkabel sebagai pelengkap jaringan fiber yang sudah ada.

Kolaborasi ini menunjukkan pendekatan hibrida antara fiber dan wireless sebagai model ekspansi yang lebih adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia yang beragam.

Ke depan, kedua perusahaan menyatakan komitmen untuk terus mendukung rencana strategis digital jangka panjang Indonesia melalui penyediaan solusi konektivitas yang memberdayakan masyarakat dan memperkuat daya saing regional.

Baca Juga:MyRepublic Indonesia Gandeng ZTE Siapkan Infrastruktur FWA Untuk MyRepublic Air

Implementasi Project Ascend akan menjadi bagian dari upaya memperluas akses broadband nasional secara lebih merata, sejalan dengan kebijakan spektrum dan arah pembangunan infrastruktur digital pemerintah.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |