Sekda Papua Tengah Pastikan Penanganan Korban di Puncak Berjalan Maksimal

6 hours ago 9

Nabire, 21 April 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Silwanus Sumule menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan masyarakat terdampak di Distrik Kembu, Kabupaten Puncak.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat wawancara di Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (21/04/2026).

Sekda menjelaskan bahwa pihaknya baru saja melaksanakan rapat sesuai arahan Gubernur Papua Tengah guna membahas situasi terkini yang terjadi di Kabupaten Puncak.

Ia mengungkapkan, pemerintah berencana melakukan kunjungan langsung ke wilayah Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya pada Kamis mendatang. Kunjungan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan pergerakan masyarakat menuju wilayah Sinak dan Mulia.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Puncak, tercatat terdapat lima korban akibat peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, tiga korban dirawat di RSUD Mulia, satu korban dirawat di RS Dian Harapan Jayapura, dan satu korban lainnya dirawat di RS Nabire.

Untuk korban yang dirawat di RS Nabire, seorang anak berusia tujuh tahun telah menjalani operasi dengan lancar. Saat ini korban kemungkinan telah dipindahkan ke ruang rawat inap dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan selama lima hingga enam hari sebelum diperbolehkan pulang.

Sementara itu, satu korban lainnya di Jayapura, seorang perempuan berusia 27 tahun, masih menjalani proses operasi.

Sekda menegaskan bahwa seluruh korban yang telah terdata hingga saat ini sudah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga telah membentuk tim khusus guna memastikan pelayanan terhadap korban berjalan maksimal.

Khusus penanganan di Nabire, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan turun langsung untuk memberikan pendampingan kepada korban, terutama anak-anak.

Selain penanganan medis, pemerintah juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan bagi masyarakat terdampak, mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan kesehatan.

Pemerintah turut memberi perhatian khusus terhadap dampak trauma psikologis, terutama bagi anak-anak. Untuk itu, tim pendamping telah disiapkan dengan melibatkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut dilibatkan dalam penanganan ini, di antaranya Kesbangpol, Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas Keuangan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Saat ini kami masih menunggu data lanjutan dari Kabupaten Puncak. Namun yang pasti, korban yang sudah terdata telah kami tangani,” tutup Sekda Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |