(Pemkab Intan Jaya Siap Sambut Menteri Koperasi)
Nabire, 10 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyatakan kesiapan penuh menyambut rencana kunjungan Menteri Koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi dan komoditas unggulan daerah.
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan untuk menerima kunjungan tersebut. Namun, jadwal kunjungan masih menunggu penyesuaian dengan agenda Menteri Koperasi.
Menurut Aner, kunjungan Menteri Koperasi sebelumnya di Timika telah memberikan semangat baru bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah dalam mengembangkan usaha mikro berbasis koperasi.
“Kami sudah siap menyambut kedatangan Pak Menteri Koperasi di Intan Jaya. Namun karena kesibukan beliau, kunjungan ini akan dijadwalkan ulang. Kami berharap kehadiran beliau nantinya membawa dampak positif dan memberikan semangat bagi masyarakat Papua Tengah, terutama masyarakat Intan Jaya,” ujar Aner kepada media ini melalui sambungan seluler, Jumat (10/4/2026).
Keamanan Mulai Kondusif
Dalam kesempatan tersebut, Aner juga menegaskan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Intan Jaya saat ini berangsur membaik. Ia mengajak masyarakat luas untuk tidak lagi memandang wilayah tersebut semata sebagai daerah konflik.
“Orang bilang Intan Jaya itu daerah konflik, padahal sekarang sudah mulai membaik. Kami terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif agar pembangunan berjalan,” tegasnya.
Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendorong investasi dan pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.
Kopi dan Pertanian Jadi Komoditas Strategis
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menaruh harapan besar terhadap peran Kementerian Koperasi dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui pemanfaatan potensi lokal, terutama sektor pertanian dan perkebunan.
Aner mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan lahan produktif dengan mengembangkan komoditas unggulan daerah, seperti kopi, markisa, serta produksi garam lokal yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengolah tanah dan mengembangkan komoditas unggulan seperti kopi. Selain itu, ada juga hasil pertanian lainnya seperti markisa dan garam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan sistem pertanian modern untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil produksi masyarakat.
“Masyarakat harus mulai berperan aktif dalam pertanian yang lebih modern, sehingga hasilnya bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Harapan Dampak Nyata Bagi Ekonomi Rakyat
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berharap kunjungan Menteri Koperasi nantinya tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung pada pertumbuhan koperasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Menteri Koperasi bisa menjadi motivasi dan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat Intan Jaya untuk berkembang, khususnya melalui koperasi dan sektor pertanian,” tutupnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

12 hours ago
6













































