Nabire, 25 April 2026 – Semangat kebersamaan dan sportivitas masyarakat pesisir tampak begitu kuat dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Polda Papua Tengah yang dirayakan dengan berbagai kegiatan positif. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah lomba balap motor tempel Yamaha 15 HP yang digelar di Pantai Nabire selama dua hari, 23–24 April.
Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan adu kecepatan di atas air, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan bakat, ketangkasan, dan semangat juang yang tinggi. Antusiasme warga terlihat sejak awal perlombaan hingga babak final yang berlangsung meriah.

Dalam kompetisi yang diikuti 27 peserta tersebut, Jefry Bisai berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menampilkan performa yang luar biasa di lintasan air. Dengan teknik yang matang dan keberanian tinggi, ia mampu mempertahankan keunggulan hingga mencapai garis akhir.

Sementara itu, posisi juara kedua diraih oleh Elisa Aronggear yang menunjukkan konsistensi sejak babak awal hingga final. Adapun Markus Waroy menempati posisi ketiga setelah tampil dengan strategi balap yang rapi dan penuh perhitungan.
Kejuaraan ini semakin bergengsi karena hadiah yang disiapkan cukup menarik. Juara pertama memperoleh satu unit motor tempel 15 HP, juara kedua mendapatkan satu unit sepeda motor Beat Street, sedangkan juara ketiga menerima hadiah uang tunai sebesar Rp15.000.000.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menyampaikan rasa bangga terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan sportivitas tinggi selama perlombaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi yang tercepat, tetapi juga tentang kerja keras, kedisiplinan, serta kejujuran dalam bertanding.
Menurutnya, para pemenang diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi generasi muda Papua Tengah agar terus berlatih, berani bermimpi, dan mengembangkan kemampuan di bidang yang mereka minati.

Lebih jauh, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga persatuan serta keamanan di wilayah Papua Tengah. Ia menilai kegiatan olahraga dan perlombaan seperti ini mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus membangun rasa kebersamaan dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Selain itu, momentum perlombaan ini juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat pesisir agar menjaga kelestarian lingkungan laut dan pantai. Laut, menurutnya, merupakan sumber kehidupan sekaligus aset masa depan yang harus dijaga bersama.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke laut, menjaga kebersihan kawasan wisata, serta melestarikan ekosistem pesisir agar tetap terjaga. Dengan lingkungan laut yang bersih dan aman, potensi pariwisata Papua Tengah diyakini dapat berkembang lebih pesat.
Di tempat yang sama, inisiator kegiatan, Ibu Dina Misiro, yang juga merupakan anggota DPR Kabupaten Nabire, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya perlombaan balap motor tempel dalam rangka memeriahkan HUT ke-2 Polda Papua Tengah.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan antara masyarakat dan berbagai pihak untuk menciptakan ruang positif bagi generasi muda, khususnya masyarakat pesisir di Nabire.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud kebersamaan kita dalam membangun semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebanggaan terhadap potensi daerah yang kita miliki,” ujar Dina Misiro.
Ia menjelaskan bahwa wilayah pesisir Nabire memiliki potensi besar dalam bidang olahraga air dan budaya maritim, sehingga kegiatan seperti balap motor tempel dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Menurutnya, generasi muda Papua Tengah perlu didorong untuk berani tampil dan berprestasi, baik di tingkat lokal maupun lebih luas. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai ajang pembinaan atlet-atlet lokal.
“Kami ingin melihat anak-anak muda pesisir memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dengan latihan yang baik dan dukungan dari semua pihak, saya yakin akan lahir talenta-talenta hebat dari Papua Tengah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sebagai wakil rakyat di Kabupaten Nabire, Dina Misiro juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan kebersamaan selama berlangsungnya kegiatan, serta menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan pantai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Laut adalah sumber kehidupan kita. Oleh karena itu, mari kita jaga kebersihannya, rawat pantainya, dan manfaatkan potensi laut secara bijak agar dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Dina Misiro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk aparat kepolisian, panitia, peserta, serta masyarakat yang telah menunjukkan partisipasi aktif.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus menjadi agenda rutin yang mampu mendorong kemajuan olahraga air, memperkenalkan potensi wisata, serta mempererat persaudaraan di Papua Tengah,” tutupnya.
Kegiatan balap motor tempel ini sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi kemajuan daerah. Tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana promosi wisata dan wadah munculnya talenta-talenta lokal yang berprestasi di bidang olahraga air.
Melalui semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini, masyarakat Papua Tengah diharapkan semakin solid dalam menjaga persaudaraan, merawat lingkungan, serta membangun masa depan daerah yang lebih maju dan sejahtera.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

7 hours ago
5














































