BULOG Nabire Intensifkan Penyaluran Beras SPHP, Rata-rata 45 Ton per Minggu untuk Jaga Stabilitas Harga

12 hours ago 7

Nabire, 17 Juni 2026 – Perum BULOG Kantor Cabang Nabire terus mengintensifkan penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga beras dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Nabire dan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan pemantauan harga pangan pokok yang dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire di Pasar Pencatatan SP2KP Pasar Kalibobo, Rabu (17/6/2026).

Perum BULOG Kantor Cabang Nabire yang diwakili Asisten Manajer, Nur Imamul Hakim, mengatakan penyaluran beras SPHP merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mengendalikan harga beras di pasaran sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Menurutnya, BULOG saat ini secara masif menyalurkan beras SPHP melalui berbagai jaringan distribusi yang telah menjadi mitra resmi BULOG, mulai dari Rumah Pangan Kita (RPK), pedagang pengecer, hingga unsur TNI dan Polri.

“Rata-rata penyaluran beras SPHP yang dilakukan BULOG Nabire mencapai 45 ton per minggu. Penyaluran ini terus dilakukan untuk memastikan pasokan beras tersedia dan harga tetap terkendali di tingkat konsumen,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemantauan di Pasar Kalibobo, BULOG juga melakukan pengecekan terhadap harga jual beras SPHP di tingkat pengecer untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Saat ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP yang berlaku sebesar Rp13.500 per kilogram.

Salah satu mitra binaan BULOG yang menjadi lokasi pemantauan adalah RPK Kios Wajo Utama. Dari hasil pengecekan, mitra tersebut menjual beras SPHP dengan harga Rp67.000 per sak atau sekitar Rp13.400 per kilogram, masih berada di bawah HET yang ditetapkan pemerintah.

Nur Imamul Hakim menjelaskan bahwa pengawasan distribusi dan harga beras SPHP dilakukan secara rutin untuk memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Tujuan utama program ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan bahwa program SPHP merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional Republik Indonesia kepada BULOG dalam rangka mengendalikan gejolak harga beras yang dapat berdampak terhadap inflasi daerah.

Melalui penyaluran yang berkelanjutan, BULOG berharap dapat membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah dinamika harga pangan yang terjadi.

BULOG Nabire juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha pangan, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |