Vivo X200T dan Vivo X300, Pilihan Flagship 2026?

2 hours ago 2

Selular.ID – Vivo awal 2026 memperluas lini smartphone andalannya dengan meluncurkan Vivo X200T, model yang disebut sebagai budget flagship, berdekatan dengan kehadiran Vivo X300 sebagai true flagship yang lebih premium dalam segmen flagship class.

Perbandingan antara kedua model ini mencerminkan pendekatan Vivo dalam menawarkan keseimbangan performa, kamera, dan pengalaman pengguna di pasar smartphone kelas atas.

Vivo X200T debut di India sebagai bagian dari lini Vivo X series yang menargetkan konsumen yang menginginkan pengalaman premium dengan harga lebih terjangkau.

Sementara Vivo X300 dirilis beberapa minggu lebih dulu sebagai varian unggulan dengan spesifikasi yang lebih tinggi, terutama di aspek kamera dan performa inti.

Secara desain, Vivo X200T dan Vivo X300 mengusung estetika serupa dengan bodi belakang kaca dan bingkai logam, serta modul kamera berbentuk lingkaran besar di bagian belakang.

Kedua model juga hadir dengan sertifikasi IP68/IP69 yang menunjukkan ketahanan terhadap air dan debu.

Namun, perbedaan mulai terlihat pada ukuran layar, teknologi panel, dan dimensi fisik yang memengaruhi ergonomi masing-masing perangkat.

Vivo X300 dilengkapi layar LTPO AMOLED 6,31 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz.

Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate adaptif yang dapat menyesuaikan laju penyegaran secara dinamis untuk efisiensi daya lebih baik.

Layar ini juga dipadukan dengan proteksi kaca Armor Glass dan kecerahan puncak yang tinggi.

Sebaliknya, Vivo X200T memakai panel AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz.

Menawarkan area tampilan lebih luas dan puncak kecerahan berbeda, namun tidak memiliki teknologi LTPO.

Dari sisi kinerja, Vivo X200T ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9400+, prosesor kelas flagship dengan proses fabrikasi 3 nm yang menangani pekerjaan sehari-hari, multitasking, dan game dengan mulus.

Sistem operasi yang digunakan adalah OriginOS 6 berbasis Android 16, yang memberi pengalaman antarmuka konsisten dan modern.

Sementara itu, Vivo X300 membawa chipset MediaTek Dimensity 9500 yang menawarkan peningkatan performa signifikan dibanding Dimensity 9400+.

Penggunaan SoC (System-on-Chip) ini memberikan keuntungan dalam beban kerja CPU dan GPU, sehingga X300 memiliki headroom kinerja lebih tinggi, terutama untuk tugas berat dan aplikasi grafis intensif.

Perbedaan mencolok juga muncul pada sistem kamera. Kedua model menggunakan konfigurasi tiga kamera belakang dengan komposisi yang mirip di kertas, termasuk lensa telefoto dan ultra-wide, tetapi Vivo X300 unggul dengan sensor utama 200 MP ukuran besar dan dukungan Zeiss T serta chip pencitraan V3+, meningkatkan kemampuan foto dan video.

Sebaliknya, Vivo X200T memakai sensor utama ukuran lebih kecil serta kamera depan dengan resolusi lebih rendah.

Untuk daya tahan baterai, Vivo X200T dibekali baterai 6 200 mAh yang cukup untuk penggunaan harian panjang, serta mendukung 90 W pengisian cepat kabel dan 40 W pengisian nirkabel.

Vivo X300 membawa baterai sedikit lebih kecil yaitu 6 040 mAh, namun dipadukan layar LTPO dan chipset efisien yang membantu konsumsi daya tetap kompetitif antara kedua model.

Perbandingan harga di pasar India memperlihatkan posisi strategis kedua model tersebut: Vivo X200T ditawarkan mulai dari sekitar Rs 59 999 untuk varian dasar, sementara Vivo X300 berada di level harga lebih tinggi seiring dengan spesifikasi yang lebih premium.

Peluncuran kedua model ini mencerminkan strategi Vivo untuk memperluas jangkauan produk di segmen flagship dan premium-midrange.

Vivo X200T mengisi celah bagi konsumen yang mencari ponsel berperforma kuat dan daya tahan baterai besar tanpa harus merogoh biaya setinggi model true flagship.

sedangkan Vivo X300 menegaskan komitmen perusahaan pada kemampuan fotografi dan pengalaman layar unggul di kelasnya.

Dengan dukungan OS jangka panjang dan pembaruan keamanan, baik Vivo X200T maupun Vivo X300 menawarkan nilai tambah bagi konsumen yang memperhatikan siklus pembaruan perangkat.

Hal ini relevan mengingat durasi dukungan sistem operasi dan keamanan menjadi pertimbangan penting dalam keputusan pembelian smartphone kelas atas.

Ke depan, kehadiran kedua model ini di pasar global, khususnya di luar India, akan bergantung pada keputusan Vivo dalam strategi peluncuran regional.

Baca Juga:Peluncuran Flagship Vivo X300 Ultra Dipercepat, Rilis Februari 2026

Termasuk kemungkinan membawa varian ini ke pasar Indonesia melalui jaringan distribusi resmi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terkait jadwal atau rencana rilis internasional kedua model tersebut di luar India.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |