Wahana VR Imersif PORTAL Dibuka di K Mall Kemayoran

7 hours ago 5

Selular.ID – DF Experiences bersama NETASIA resmi membuka PORTAL di K Mall Menara Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 5 Februari 2026. PORTAL diklaim sebagai wahana berjalan imersif sinematik pertama di Indonesia yang memadukan teknologi digital, seni visual, serta penceritaan berbasis pengalaman interaktif.

Kehadiran PORTAL menandai ekspansi DF Experiences ke Indonesia dengan membawa konsep ruang hiburan berbasis teknologi imersif. Pengunjung dapat merasakan pengalaman menjelajahi dunia virtual secara bebas melalui teater VR berskala besar, permainan VR aksi, hingga mini game yang dirancang untuk berbagai usia.

Managing Director DF Experiences, Jacky, mengatakan PORTAL tidak hanya ditujukan sebagai atraksi hiburan, tetapi juga ruang untuk memperluas kolaborasi kreatif lintas negara.

“PORTAL bukan sekadar tempat — ini adalah platform untuk koneksi, kreativitas, dan pertukaran budaya. Dengan membawa pengalaman ini ke Jakarta, kami bertujuan untuk berkontribusi secara berarti pada ekosistem imersif yang berkembang di kawasan ini sambil menciptakan peluang kolaborasi lintas batas,” ujar Jacky dalam keterangan resmi.

Selain menawarkan hiburan berbasis virtual reality (VR), PORTAL juga memposisikan diri sebagai ruang pengalaman digital yang dirancang agar mudah diakses. Seluruh aktivitas dikembangkan dengan konsep interaktif, intuitif, dan menekankan pengalaman pengguna agar pengunjung tetap terlibat sepanjang perjalanan.

PORTAL mengusung konsep pengalaman imersif di mana pengunjung tidak hanya menonton, tetapi dapat berjalan dan menjelajah di dalam lingkungan virtual. Berbeda dengan wahana VR konvensional yang biasanya mengandalkan pengalaman duduk atau bergerak terbatas, PORTAL menghadirkan tata ruang berskala besar yang memungkinkan pengunjung berpindah secara fisik di dalam area permainan.

Teknologi yang dihadirkan memanfaatkan visual 360 derajat yang memenuhi ruangan serta sistem suara dinamis yang disusun untuk menciptakan efek sinematik. Kombinasi ini membuat pengalaman VR terasa lebih nyata karena gerakan fisik pengunjung dipadukan langsung dengan respons di dunia digital.

Konsep tersebut selaras dengan tren global industri hiburan berbasis lokasi (location-based entertainment), di mana teknologi VR dan pengalaman imersif semakin banyak diadopsi untuk menghadirkan atraksi baru di pusat perbelanjaan. Di sejumlah negara, format wahana seperti ini berkembang pesat karena mampu menawarkan pengalaman yang sulit direplikasi melalui perangkat VR rumahan.

Tema pertama yang dihadirkan PORTAL adalah “The Element Code” dengan latar cerita tahun 2050. Dalam pengalaman ini, pengunjung akan mengikuti petualangan karakter bernama Chen Guo bersama Xiao Tian untuk menemukan istana bawah tanah yang hilang dan memperbaiki Huo Tian, perangkat waktu-ruang yang digambarkan mengalami kerusakan.

Cerita tersebut dirancang sebagai pengalaman multi-sensori yang menggabungkan elemen visual, audio, serta pergerakan pengunjung sebagai bagian dari narasi.

DF Experiences menyatakan “The Element Code” baru menjadi pembuka karena PORTAL akan menghadirkan tema-tema baru secara berkala. Setiap tema disebut akan menghadirkan dunia virtual dan petualangan berbeda, dengan tujuan menjaga pengalaman tetap segar bagi pengunjung yang datang kembali.

Selain atraksi VR, PORTAL juga membawa konsep destinasi gaya hidup melalui area merchandise dan Snack Bar. Produk yang ditawarkan merupakan hasil kurasi yang melibatkan seniman dan kreator lokal Indonesia bekerja sama dengan NETASIA Singapura.

Managing Director DF Experiences, Jacky Bersama Direktur NETASIA, Sripeni PuspasariManaging Director DF Experiences, Jacky Bersama Direktur NETASIA, Sripeni Puspasari

Direktur NETASIA, Sripeni Puspasari, menyampaikan bahwa keterlibatan NETASIA dalam PORTAL tidak hanya berfokus pada teknologi hiburan, tetapi juga memperluas nilai pengalaman melalui produk kreatif berbasis budaya.

“Kami sangat antusias menjadi bagian dari PORTAL, di mana teknologi imersif bertemu dengan gaya hidup dan budaya. Melalui merchandise yang dikurasi, kami bertujuan untuk menciptakan titik sentuh bermakna untuk merayakan kemajuan keterampilan kerajinan regional dan meningkatkan pengalaman pengunjung secara keseluruhan,” kata Sripeni.

Sejumlah produk kreatif yang dihadirkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya cangkir tanah liat karya Naruna dari Salatiga, kerajinan sulam dari Sinta Craft Semarang, tumbler dari Wastraloka Yogyakarta, produk rajut dari Nawilis Batam, hingga minuman kesehatan tradisional Herbaldoc dari Kudus.

PORTAL juga menjadwalkan aktivitas kreatif berupa workshop kerajinan tanah liat yang akan dibawakan Naruna pada 13-14 Februari 2026. Program ini dirancang agar pengunjung tidak hanya menikmati pengalaman digital, tetapi juga terlibat dalam aktivitas kreatif berbasis keterampilan lokal.

Dengan menggabungkan teknologi VR imersif, penceritaan sinematik, serta kurasi produk kreatif lokal, DF Experiences dan NETASIA menempatkan PORTAL sebagai model atraksi baru di Indonesia yang menggabungkan hiburan digital dan pengalaman budaya dalam satu ruang.

Ke depan, pengembangan tema-tema baru menjadi faktor penting untuk menjaga relevansi PORTAL di tengah meningkatnya tren hiburan berbasis teknologi imersif di kawasan Asia.

Baca Juga: Samsung Pamerkan Layar Headset VR dengan Kecerahan 20.000 Nits

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |