Ada Apa Dengan Samsung Galaxy Z TriFold? Dilaporkan Alami Masalah Teknis Pasca-Rilis

8 hours ago 10

Selular.ID – Samsung menghadapi laporan mengenai masalah teknis pada Samsung Galaxy Z TriFold, ponsel lipat tiga yang mulai dipasarkan secara terbatas pada akhir 2025.

Sejumlah pengguna dan penguji independen melaporkan kegagalan pada komponen display dan mekanisme lipatan perangkat, yang menarik perhatian terhadap ketahanan ponsel ini setelah peluncuran globalnya.

Permasalahan ini terungkap melalui laporan artikel yang menyinggung bahwa beberapa unit Galaxy Z TriFold mengalami layar yang gagal berfungsi (display failure) dalam periode awal kepemilikan setelah pengiriman dan pembelian unit tertentu.

Insiden ini mendorong diskusi mengenai tantangan teknis pada perangkat generasi pertama dengan desain lipat tiga tersebut, terutama dalam konteks inovasi perangkat lipat yang kompleks.

Menurut sumber tinjauan teknis yang tersedia secara online, isu yang muncul bukan hanya sebatas laporan display, tetapi juga terkait durabilitas engsel yang diuji secara independen.

Satu tes ketahanan yang dilakukan oleh pihak ketiga menunjukkan bahwa mekanisme lipatan ponsel mulai menunjukkan tanda-tanda keausan setelah beberapa puluh ribu siklus lipat dan bahkan dapat kehilangan fungsinya lebih cepat dari klaim resmi pabrikan.

Desain trilipat dengan dua engsel dan tiga segmen layar menjadi nilai jual utama Galaxy Z TriFold, yang dikembangkan untuk memberikan layar internal berukuran besar saat dibuka penuh, sementara tetap ringkas seperti ponsel saat dilipat.

Samsung dalam dokumen peluncuran menyatakan bahwa perangkat telah menjalani uji durabilitas mekanisme lipat hingga 200.000 siklus untuk menandingi ekspektasi penggunaan harian jangka panjang.

Namun, laporan uji durabilitas independen menunjukkan bahwa engsel perangkat mulai berdetak dan kehilangan lenturannya setelah puluhan ribu lipatan yang lebih sedikit dari angka yang diklaim Samsung.

Pada sekitar 144.000 kali lipat, struktur engsel dilaporkan menjadi kurang stabil, sehingga ponsel menjadi lebih sulit dibuka dan ditutup secara sempurna selama tes panjang yang berlangsung beberapa hari.

Masalah ini muncul di tengah permintaan tinggi terhadap Galaxy Z TriFold di beberapa pasar awal seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan, di mana unit perangkat cepat terjual habis setelah tersedia secara terbatas.

Permintaan yang kuat tercatat bahkan sebelum evaluasi teknis menyeluruh dari pihak independen selesai dilakukan.

Salah satu faktor teknis yang disorot dalam laporan uji independen adalah lapisan layar fleksibel yang digunakan pada panel utama perangkat.

Layar fleksibel umumnya lebih rentan terhadap bekas lipatan dibandingkan layar datar tradisional, dan meskipun teknologi ini telah digunakan pada generasi sebelumnya, konfigurasi tiga lipatan membawa tantangan tersendiri.

Terkait masalah lipatan yang terdeteksi lebih awal dari klaim, Samsung sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membahas parameter durabilitas yang diuji luar tim internalnya.

Namun, pabrikan menyatakan pada dokumen peluncuran bahwa setiap unit Galaxy Z TriFold telah melalui rangkaian pengujian ketat sebelum dirilis, termasuk penggunaan engsel Armor FlexHinge berlapis titanium untuk kekuatan struktur lipat.

Perangkat Galaxy Z TriFold juga menjadi sorotan karena desainnya yang menghilangkan fitur Flex Mode yang sebelumnya hadir di lini Galaxy Z Fold dan Z Flip, sehingga beberapa aspek interaksi pengguna berbeda dibandingkan model lipat Samsung lainnya.

Meski laporan ini tidak mencakup rilis resmi Samsung atau pernyataan dari perwakilan perusahaan, temuan tersebut diangkat oleh media teknologi internasional sebagai indikator potensi risiko pada perangkat generasi awal dengan inovasi desain yang kompleks.

Konsumen dan pengulas independen menyoroti pentingnya uji penggunaan jangka panjang untuk menetapkan standar ketahanan yang dapat diandalkan pada ponsel lipat tiga.

Ke depan, respons resmi Samsung mengenai paparan isu teknis ini akan menjadi perhatian utama industri, terutama karena perusahaan lain seperti Apple juga diperkirakan akan memasuki segmen ponsel lipat dalam waktu dekat.

Baca Juga:Samsung Galaxy Z TriFold Tahan 144.000 Lipatan dalam Uji Ketahanan Ekstrem

Pendekatan dalam mitigasi masalah dan pengembangan iterasi berikutnya dapat memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap kategori perangkat baru yang terus berkembang.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |