Meningkatnya Ancaman Digital, Kebutuhan Keamanan Siber Ritel Kian Mendesak

4 days ago 12
Web Buletin Viral Terpercaya

Selular.ID – Seiring dengan terus berkembangnya ekonomi digital di Indonesia, tentunya ancaman digital pun kian meningkat. Adopsi cepat terhadap perdagangan melalui perangkat seluler dan pembayaran digital membawa kemudahan sekaligus meningkatkan risiko keamanan siber.

Pada 2030, Indonesia diperkirakan akan memiliki 380 juta pengguna ponsel pintar, sementara nilai transaksi pembayaran digital diproyeksikan mencapai 88,42 miliar Dolar AS pada tahun 2028.

Pertumbuhan ini juga menjadikan para pelaku ritel dan konsumen sebagai target utama ancaman siber, terutama selama puncak musim belanja seperti Ramadan dan Idul Fitri.

Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, menekankan pentingnya mengamankan jaringan dan transaksi ritel dengan menyatakan, pelaku ritel harus menerapkan pendekatan keamanan yang proaktif.

Mengintegrasikan intelijen ancaman berbasis AI, SD-WAN yang aman, dan Zero Trust Network Access (ZTNA) untuk melindungi bisnis maupun konsumen dari risiko siber yang terus berkembang.

FortiGuard Labs dari Fortinet telah mengidentifikasi peningkatan yang mengkhawatirkan dalam penipuan phishing, situs e-commerce palsu, dan skema pembayaran digital palsu yang menyasar para pembeli di Indonesia.

“Pelaku kejahatan siber semakin sering memanfaatkan serangan phishing berbasis AI dan data keuangan yang dicuri untuk menjalankan penipuan yang canggih, yang menimbulkan risiko bagi bisnis maupun konsumen,”ujar Edwin Ling, baru-baru ini di Jakarta.

Seiring dengan percepatan digitalisasi sektor ritel, konvergensi antara keamanan dan jaringan menjadi sangat krusial.

Solusi seperti Fortinet Secure SD-WAN serta kerangka kerja keamanan siber berbasis AI memungkinkan pelaku ritel untuk melindungi transaksi sensitif, meningkatkan visibilitas jaringan, dan mencegah pelanggaran sebelum terjadi.

Edwin menambahkan, strategi keamanan siber yang kuat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting bagi pelaku ritel yang ingin menjaga kepercayaan pelanggan dan kelangsungan bisnis.

Seiring dengan upaya Indonesia dalam memperkuat regulasi keamanan sibernya, Fortinet terus mendukung pelaku usaha dalam memperkuat pertahanan mereka.

Fortinet mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi strategi keamanan berlapis, pembaruan sistem secara rutin, dan inisiatif edukasi konsumen untuk mengurangi risiko.

“Lanskap ritel digital di Indonesia berkembang sangat pesat, dan pelaku usaha harus tetap selangkah lebih maju dari ancaman siber dengan berinvestasi pada solusi keamanan yang cerdas,” tutup Edwin.

Baca Juga:Indosat dan Cisco Bersama Komdigi Siapkan Talenta Keamanan Siber Indonesia

Melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, Fortinet tetap berkomitmen untuk melindungi ekonomi digital Indonesia dan memastikan pengalaman belanja yang aman dan lancar bagi semua masyarakat.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |