Selular.id – Qualcomm dikabarkan akan mengubah nama chipset flagship terbarunya yang sebelumnya disebut Snapdragon 8 Elite 2 menjadi Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Rencana ini muncul dari rumor terbaru yang beredar di China, mengindikasikan bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan penamaan yang lebih sesuai dengan hierarki produk mereka.
Perubahan nama ini bukan tanpa alasan. Meski terdengar membingungkan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebenarnya merupakan penerus dari Snapdragon 8 Elite yang diluncurkan tahun lalu.
Chipset sebelumnya itu sendiri adalah penerus Snapdragon 8 Gen 3, sehingga secara generasi sebenarnya sudah berada di posisi “Gen 4”.
Namun, Qualcomm tidak menggunakan penamaan tersebut saat itu.
Alasan kedua adalah rencana Qualcomm untuk meluncurkan chipset hampir-flagship yang akan disebut Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini akan menempati posisi di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5, menciptakan lini produk yang lebih jelas dan terstruktur.
Dengan demikian, penamaan Gen 5 untuk kedua chipset tersebut justru memberikan kejelasan hierarki dibandingkan jika menggunakan nama yang berbeda.
Perlu dicatat bahwa Snapdragon 8 Gen 5 berbeda dari Snapdragon 8s Gen 5. Chipset 8 Gen 5 berada di posisi yang lebih tinggi daripada 8s Gen 5, meski masih di bawah level Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Rumor juga menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 5 telah diuji dalam perangkat OnePlus 15 yang akan datang, menunjukkan bahwa chipset ini sudah dalam tahap akhir pengembangan.
Seperti yang pernah kami laporkan sebelumnya, spesifikasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 bocor dengan klaim peningkatan skor AnTuTu hingga 50 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa Qualcomm tidak hanya bermain dalam penamaan, tetapi juga menyiapkan peningkatan performa yang signifikan.
Penggunaan penamaan yang konsisten ini juga membantu konsumen memahami posisi setiap chipset dalam lini produk Qualcomm.
Daripada harus mengingat berbagai varian dengan nama yang berbeda, sistem penomoran generasi memberikan kejelasan bahwa angka yang lebih tinggi biasanya menunjukkan produk yang lebih baru dan lebih powerful.
Persaingan di pasar chipset mobile semakin ketat dengan kehadiran pesaing seperti Exynos dari Samsung dan Dimensity dari MediaTek. Exynos 2600 dengan proses 2nm GAA disebut-sebut mampu bersaing dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam hal performa. Sementara itu, MediaTek Dimensity 9500 sebelumnya dilaporkan kalah telak dari pendahulu Snapdragon 8 Elite Gen 2 dalam benchmark, menunjukkan bahwa Qualcomm masih memegang keunggulan dalam hal performa pure.
Peluncuran resmi Snapdragon 8 Elite Gen 5 diperkirakan akan dilakukan pada akhir September mendatang.
Qualcomm biasanya mengumumkan chipset flagship mereka di akhir tahun, dengan perangkat pertama yang mengusung chipset baru biasanya mulai muncul di awal tahun berikutnya.
Dengan strategi penamaan yang lebih terstruktur ini, Qualcomm tampaknya ingin menyederhanakan portofolio produk mereka dan memberikan kejelasan kepada konsumen serta mitra manufaktur.
Pendekatan ini juga memudahkan dalam pemasaran, karena konsumen dapat dengan mudah memahami bahwa Gen 5 adalah generasi terbaru dari seri Snapdragon 8.
Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa Qualcomm terus berinovasi tidak hanya dalam hal teknologi tetapi juga dalam strategi produk dan pemasaran.
Dengan persaingan yang semakin ketat di pasar chipset mobile, setiap langkah strategis menjadi penting untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar.