Dogiyai, Polres Dogiyai mempublikasikan hasil pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Operasi Sikat Noken 2026 periode Juli. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti, mulai dari satu pucuk senjata api rakitan, ratusan botol minuman keras, hingga puluhan senjata tajam yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pemaparan hasil operasi disampaikan dalam kegiatan press release yang digelar di Koridor Mapolres Dogiyai pada Jumat (31/7/2026) pukul 10.45 WIT. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Dogiyai, AKBP Dennis A. Putra, S.H., S.I.K., M.H., didampingi jajaran pejabat utama Polres Dogiyai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops AKP Harsyad S. Rety, Kabag Log IPTU Lapik, Kasat Reskrim IPTU Rusdi, S.H., Kasat Lantas IPDA Dodi Sugiarto, serta personel gabungan Brimob Yon A Polda Papua dan Polda Papua Barat.
Berhasil Amankan Senpi Rakitan dan Ratusan Miras
Dalam keterangannya, AKBP Dennis menjelaskan bahwa pelaksanaan KRYD sepanjang Juli 2026 merupakan langkah nyata Polres Dogiyai dalam menekan potensi tindak kriminal sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.
Ia mengatakan, penyampaian hasil operasi kepada publik merupakan bentuk keterbukaan informasi sekaligus pertanggungjawaban institusi kepolisian kepada masyarakat.

“Press release ini kami lakukan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat terkait hasil pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Dogiyai,” ujar AKBP Dennis.
Selama operasi berlangsung, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terdiri atas satu pucuk senjata api rakitan, 120 botol minuman keras, 39 bilah pisau, 15 bilah parang, dua buah kapak, empat buah katapel, lima ikat anak panah, serta satu unit telepon genggam merek OPPO.
Dari total minuman keras yang diamankan, sebanyak 24 botol merupakan Whisky Robinson, sedangkan 96 botol lainnya merupakan vodka lokal.
Upaya Menekan Gangguan Kamtibmas
Menurut AKBP Dennis, temuan senjata api rakitan, senjata tajam, serta minuman keras menunjukkan masih adanya potensi gangguan keamanan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Keberadaan barang-barang tersebut dinilai dapat menjadi pemicu berbagai tindak pidana maupun konflik apabila tidak segera ditindak oleh aparat penegak hukum.
“Keberhasilan ini diharapkan memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk patuh hukum. Ke depan Polres Dogiyai akan terus meningkatkan KRYD, patroli, dan razia secara berkelanjutan,” tegasnya.
Sinergi Semua Pihak Dibutuhkan
Selain meningkatkan intensitas patroli dan razia, Polres Dogiyai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan daerah.
Kapolres menekankan bahwa upaya menciptakan wilayah yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh adat, hingga tokoh masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menekan peredaran minuman keras ilegal, kepemilikan senjata tajam tanpa izin, serta senjata api rakitan yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai.
Komitmen Berkelanjutan
Operasi Sikat Noken 2026 menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk meningkatkan keamanan dan mencegah berkembangnya tindak kriminal di wilayah hukum Polres Dogiyai. Hasil operasi sepanjang Juli 2026 menunjukkan bahwa penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum terus dilakukan secara konsisten.
Kegiatan press release berakhir pada pukul 11.20 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Polres Dogiyai memastikan kegiatan KRYD, patroli rutin, serta razia akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Dogiyai.
[Nabire.Net]

14 hours ago
8

















































