Dogiyai, Polres Dogiyai kembali meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Personel menggelar patroli jalan kaki yang dirangkaikan dengan razia senjata tajam (sajam) di sejumlah titik keramaian pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIT.
Kegiatan tersebut berhasil mengamankan dua senjata tajam, yakni satu buah parang dan satu buah kapak. Selama patroli berlangsung, petugas juga memastikan situasi tetap aman tanpa adanya gangguan Kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Patroli Menyasar Tiga Titik Keramaian
Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety memimpin langsung kegiatan tersebut. Polres Dogiyai melibatkan para Pejabat Utama (PJU), satu regu personel Polres Dogiyai, serta dua regu BKO Brimob Yon A Polda Papua dan Papua Barat.

Untuk memaksimalkan pengawasan, personel dibagi menjadi tiga regu yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang ramai dilalui masyarakat.
Regu pertama yang dipimpin AKP Harsyad bertugas di Pertigaan Puskesmas. Regu kedua di bawah komando Kabag SDM IPTU Bambang Triyatwoko melaksanakan patroli di Pertigaan Pasar Ikan. Sementara regu ketiga yang dipimpin Kasat Tahti AIPTU Abdullah Sanaki melakukan pengamanan di Pertigaan Pos Perintis.
Di setiap lokasi, personel melakukan patroli jalan kaki sekaligus memeriksa warga yang melintas. Petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang sah maupun keperluan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Polisi Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat
AKP Harsyad menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi tindak pidana sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman. Razia ini untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan memastikan Dogiyai tetap kondusif,” ujar AKP Harsyad di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat juga menjadi bentuk pelayanan sekaligus upaya membangun kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian.
Dua Senjata Tajam Berhasil Diamankan
Selama pelaksanaan razia, petugas berhasil menemukan dan mengamankan dua barang bukti berupa senjata tajam.
Barang bukti tersebut terdiri dari:
-
1 buah parang
-
1 buah kapak
Kedua barang tersebut diamankan sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan senjata tajam yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Meski menemukan dua senjata tajam, petugas tidak menemukan adanya aksi kriminal maupun gangguan Kamtibmas lainnya selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat Sambut Positif Kehadiran Polisi
Selain melakukan pemeriksaan, personel juga berdialog dengan warga yang ditemui di lokasi patroli. Petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup positif. Warga mengaku merasa lebih nyaman dengan kehadiran polisi yang melakukan patroli secara langsung di pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Kehadiran personel bersenjata lengkap bersama anggota Brimob juga memberikan efek pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan maupun gangguan keamanan lainnya.
Komitmen Polres Dogiyai Menjaga Kondusivitas Daerah
Kegiatan KRYD ditutup dengan apel konsolidasi di Mako Polres Dogiyai pada pukul 10.50 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 11.00 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan seluruh personel kembali lengkap.
AKP Harsyad menegaskan bahwa patroli jalan kaki dan razia senjata tajam tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Polres Dogiyai akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Dogiyai.
“Patroli jalan kaki dan razia sajam akan terus kami laksanakan secara rutin. Ini bentuk komitmen Polres Dogiyai dalam menciptakan wilayah yang aman dan nyaman,” tutup AKP Harsyad.
Dengan pelaksanaan KRYD secara berkelanjutan, Polres Dogiyai berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama serta tidak membawa senjata tajam tanpa kepentingan yang jelas. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Dogiyai.
[Nabire.Net]

23 hours ago
13

















































