MyRepublic Indonesia Gandeng ZTE Siapkan Infrastruktur FWA Untuk MyRepublic Air

4 hours ago 7

SELULAR.ID – Perusahaan penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia, MyRepublic Indonesia, menggandeng raksasa teknologi, ZTE, untuk mengembangkan infrastruktur MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited di Tanah Air.

MyRepublic Indonesia sendiri merupakan perusahaan pemenang lelang spektrum pita frekuensi 1,4 Ghz yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) beberapa waktu lalu. Tidak hanya satu, MyRepublic Indonesia memenangkan dua regional dalam lelang tersebut.

Kedua regional yang MyRepublic menangkan dalam lelang spektrum pita frekuensi 1,4 Ghz yakni regional dua untuk wilayah Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara. Kemudian regional tiga untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk semakin mempercepat pembangunan infrastruktur FWA di dua regional ini, MyRepublic Indonesia langsung menunjuk partner yang kuat, yakni ZTE. Hendra Gunawan, Chief Technology Officer (CTO) MyRepublic Indonesia, menjelaskan bahwa ZTE akan mendukung MyRepublic dalam persiapan infrastruktur.

“Cakupan ZTE dalam proyek ini cukup vital, mulai dari radio, IP rate, 5G core hingga manajemen proyek network-nya,” ujar Hendra kepada Selular, Jumat (6/2/2026). Hendra menjelaskan bahwa FWA ini berbeda dengan fixed broadband yang menggunakan teknologi serat optik (FTTH).

Baca juga:

FWA ini, imbuh Hendra, akan menggunakan teknologi 5G standalone (5G SA). “Ditambah dengan frekuensi 1,4 Ghz ini membuat radiusnya bisa lumayan jauh. Jadi, kalau di rumah itu bisa tembus sampai tiga level dinding. Ditambah dengan bandwidth tinggi yang bisa disesuaikan dengan instruksi pemerintah,” jelasnya.

Tantangan Utama

Hendra menjelaskan tantangan utama dari penggunaan spektrum pita frekuensi 1,4 Ghz ini memang ekosistemnya masih baru. Dia juga menjelaskan jika Indonesia negara pertama yang menggunakan spektrum pita frekuensi 1,4 Ghz untuk Fixed Wireless Access (FWA).

“Untuk menghadapi tantangan tersebut, MyRepublic Indonesia terus melakukan development mulai dari radio hingga jaringan, kemudian selalu melakukan tes. Semoga dalam waktu dekat kami bisa melakukan ULO (Uji Layak Operasi) dengan Komdigi untuk MyRepublic Air dan hasilnya sesuai harapan,” ungkap Hendra.

MyRepublic Indonesia sendiri optimis bahwa teknologi FWA dengan spektrum pita frekuensi 1,4 Ghz dapat segera mereka realisasikan bersama ZTE. Apalagi, menurut Hendra, kerja sama antara MyRepublic Indonesia dan ZTE sudah berlangsung cukup lama sehingga kolaborasi keduanya bisa menghasilkan sesuatu yang besar bagi Indonesia.

“MyRepublic Indonesia mendapatkan regional dua dan regional tiga, sehingga menggunakan teknologi FWA dengan pita 1,4 Ghz dapat memperluas akses internet berkualitas untuk rakyat Indonesia sekaligus dapat semakin memperlebar akses internet di luar Pulau Jawa. Harapannya tentu saja semakin mempercepat digitalisasi nasional,” tandas Hendra.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |