Data Komdigi Diobok-obok: Serangan Sudah Sampai Jantung

1 hour ago 3

Selular.id – Isu data pelamar di lingkungan Kementerian Komdigi jadi perhatian salah satu anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin pada sebuah rapat bersama keduanya pekan ini.

Pihak Kementerian Komdigi sebut tengah menelusuri penyebabnya.

Pada pekan ini Nurul Arifin menyorot data pelamar dalam loker atau lowongan kerja di Komdigi, mengutip unggahan salah satu influencer, Abil Sudarman, yang sempat viral di media sosial.

Dia mempertanyakan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kementerian tersebut. Imbasnya, semua data pelamar dapat dibaca.

“Pertanyaan saya, kalau di jantung, di jantungnya saja nih Pak, di rumahnya yang kita harapkan bisa memberikan satu keamanan digital itu bisa dilakukan tapi malah terjadi,” ujar Nurul Arifin yang Selular kutip, Senin (9/2/2026).

Nurul menambahkan, dugaan kebocoran data seperti itu merupakan teguran yang amat keras buat pemerintah.

“Jadi, terjadinya di dalam rumah yang kita harapkan bisa memberikan perlindungan buat kita semua,” ungkapnya.

Menimpali Nurul Arifin, Sekretaris Jenderal Komdigi RI Ismail mengeklaim pihaknya tengah melakukan penelusuran.

“Ini sifatnya masukan ya, kami paham betul apa yang disampaikan oleh Bu Nurul bahwa kualitas SDM di Komdigi perlu dilakukan peningkatan dan perbaikan proses yang terkait. Dan mungkin hal-hal yang berkaitan dengan masalah ini, saat ini sudah sedang ditangani secara internal,” kata Ismail dalam rapat.

Baca juga:

Hari Jumat (6/2/2026), dalam sebuah acara Wamenkomdigi Nezar Patria menyatakan bahwa masukan dari Komisi I DPR tengah masuk proses penelusuran.

Dia pun menyebut Inspektur Jenderal (Irjen) Kemkomdigi RI Arief Tri Hardiyanto juga sedang memeriksanya.

Pihaknya juga telah berbicara dengan Direktur Jenderal (Dirien) Infrastruktur Digital Kemkomdigi RI Wayan Toni Supriyanto.

Hal ini dikarenakan loker di bawah Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi RI.

Nezar bercerita bahwa hal tersebut bertujuan agar mereka dapat mencari letak kesalahannya dan faktor pemicu dugaan kebocoran data pelamar loker Kemkomdigi RI. Artinya, hingga kini pemerintah belum mengetahui apa penyebabnya.

“Yang pake Google Drive? Lagi ditelusuri dan lagi diperiksa oleh irjen, gitu. Jadi kesalahannya di mana dan kita liat kenapa itu bisa terjadi. Penyelidikan dilakukan secara internal,” kata Nezar.

Secara umum Nezar mengakui memang terdapat kelalaian dalam waktu singkat, namun segera menutup akses tautan (link) Google Drive yang berisikan data pelamar loker tersebut dan mengganti ke kanal (channel) lain dengan menggunakan platform yang mereka klaim lebih aman.

Akan tetapi, dia tak membeberkan platform baru tersebut.

Sementara itu, Nezar mengatakan seharusnya standar operasional prosedur (SOP) penerimaan pelamar kerja di Kemkomdigi RI tak menggunakan Google Drive.

“Mestinya ya, gitu. Jadi makanya sedang ditelisik kenapa itu terjadi, kecerobohannya di mana,” tutup dia.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |