Gedung SMPTK Pelita Injil Bugalaga Intan Jaya Rusak Parah Diterjang Longsor, Proses Belajar Terganggu

1 day ago 5

Intan Jaya, 7 Januari 2025 – Gedung Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen Pelita Injil (SMPTK-PI) Bugalaga, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya, mengalami kerusakan parah akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Senin, 6 Januari 2026. Akibat kejadian tersebut, proses belajar mengajar di sekolah pelayanan gereja itu tidak dapat berjalan secara normal.

Kepala Sekolah SMPTK-PI Bugalaga, Pdt. Yunus Ayapa, bersama staf guru dan Pengurus Yayasan Pelita Injil Bugalaga (YPIB) turun langsung meninjau kondisi gedung sekolah dan fasilitas pendukung yang terdampak longsor. Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Ikonius Imagayau, S.Pd, serta tokoh gereja dan masyarakat setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak sekolah, bangunan utama sekolah berukuran 9 x 25 meter mengalami kerusakan total. Tiga ruang kelas, satu ruang kantor, dan satu ruang perpustakaan tidak lagi dapat digunakan karena tertimbun dan tergerus material longsor.

Selain gedung sekolah, dua kopel perumahan guru berukuran 9 x 12 meter yang terdiri dari empat kamar dan dua ruang tamu juga mengalami kerusakan total. Sementara itu, asrama siswa putra sebanyak empat unit rumah turut terdampak dan dinyatakan tidak layak huni.

Kondisi tersebut membuat siswa-siswi merasa tidak nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar, baik di ruang kelas maupun di lingkungan sekolah. Menyikapi hal ini, pihak sekolah bersama guru-guru, badan klasis, dan pengurus yayasan berencana memindahkan lokasi serta membangun gedung sekolah yang baru pada tahun 2026.

Langkah pemindahan lokasi diambil karena area sekolah lama dinilai sudah tidak aman dan berisiko tinggi terhadap terjadinya longsor susulan. Melalui laporan resmi ini, pihak sekolah dan Yayasan Pelita Injil Bugalaga memohon perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Permohonan bantuan ditujukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial agar dapat memberikan dukungan, khususnya dalam bentuk pendanaan pembangunan gedung sekolah yang baru.

SMPTK-PI Bugalaga merupakan sekolah pelayanan gereja yang berperan penting dalam mencetak dan membina hamba-hamba Tuhan di berbagai wilayah pelayanan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kabupaten Intan Jaya, seperti Klasis GKII Homeyo Pogapa, Dimiwo, Suteng, Tomosiga, Wandae, Pagamba, dan Bugalaga. Sejak berdiri pada tahun 2009, sekolah ini telah meluluskan 17 angkatan hingga tahun 2025.

Pihak sekolah juga mengungkapkan bahwa bencana tanah longsor yang merusak fasilitas sekolah bukan kali pertama terjadi. Dalam tiga tahun terakhir, yakni periode 2024–2025, longsor tercatat sudah terjadi sebanyak empat kali. Namun hingga kini, perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah dinilai masih sangat minim.

“Kami memiliki semangat yang kuat untuk terus mendidik dan membina siswa-siswi, namun kondisi gedung sekolah yang rusak menjadi hambatan besar. Kami berharap pemerintah daerah dapat segera merespons dan membantu keberlangsungan pendidikan di SMPTK Pelita Injil Bugalaga,” ujar Pdt. Yunus Ayapa.

Laporan kondisi sekolah ini turut disaksikan oleh masyarakat Distrik Biandoga, badan Klasis GKII Bugalaga, para hamba Tuhan, pengurus yayasan, serta intelektual asal Biandoga, Ev. Nemius Widigipa, S.Th, yang juga terlibat dalam kegiatan pembersihan lingkungan sekolah pascabencana.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |