Jelang Idul Fitri, Pemprov Papua Tengah Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok Terutama di Nabire dan Mimika

10 hours ago 8

Nabire, 11 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama aparat kepolisian mulai memperketat pengawasan harga bahan pokok di delapan kabupaten. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat.

Sekretaris Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UKM Papua Tengah, Ermambo Rumaropen, S.Sos, mengatakan pengawasan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama Polda Papua Tengah terkait kondisi harga bahan pokok di wilayah Papua Tengah.

“Dari hasil pemantauan per 9 Maret, sebagian besar daerah masih mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Ermambo Rumaropen saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, terdapat lima kabupaten yang tidak mengalami kenaikan harga signifikan, yakni Kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai, Puncak Jaya, dan beberapa wilayah lainnya yang harga kebutuhan pokoknya masih relatif stabil.

Namun demikian, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Nabire dan Kabupaten Mimika yang memiliki aktivitas ekonomi lebih tinggi sehingga pergerakan harga bahan pokok cenderung lebih dinamis.

Di Kabupaten Nabire, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas tomat. Meski begitu, beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan harga seperti bawang merah, cabai merah keriting, cabai rawit merah, gula pasir kemasan, minyak goreng premium, Minyak Kita, serta tepung terigu.

Sebagai contoh, harga cabai merah keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp51.667 per kilogram pada 27 Februari, turun menjadi sekitar Rp46.667 per kilogram pada 9 Maret. Namun harga tersebut masih berada di atas rata-rata nasional yang berkisar Rp37.930 per kilogram.

Sementara itu di Kabupaten Mimika, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan harga seperti bawang merah, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah.

Harga bawang merah di Mimika misalnya naik dari Rp50.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, yang juga masih lebih tinggi dibandingkan harga rata-rata nasional sekitar Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang meningkat dari Rp62.500 menjadi Rp65.000 per kilogram. Kondisi tersebut turut mempengaruhi tingkat inflasi daerah yang tercatat naik hingga sekitar 4 persen.

Meski demikian, terdapat pula komoditas yang mengalami penurunan harga di Mimika, seperti ikan tongkol dan Minyak Kita.

Untuk menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Papua Tengah bersama kepolisian akan memperkuat pengawasan langsung di lapangan.

Arahan Kapolda Papua Tengah meminta seluruh Kapolres di delapan kabupaten untuk berkolaborasi dengan dinas terkait guna memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok oleh pelaku usaha yang dapat memicu lonjakan harga.

Pengawasan akan difokuskan terutama di Kabupaten Nabire sebagai ibu kota provinsi serta Kabupaten Mimika yang menjadi pusat aktivitas ekonomi.

Selain bahan pokok, harga daging sapi juga menjadi perhatian masyarakat. Di Kabupaten Nabire, harga daging sapi saat ini mencapai sekitar Rp200.000 per kilogram. Tingginya harga tersebut disebabkan terbatasnya jumlah peternak sapi sehingga pasokan masih sangat terbatas.

Berbeda dengan Kabupaten Mimika yang harga daging sapinya berada di kisaran Rp150.000 per kilogram karena adanya peternakan lokal serta tambahan pasokan dari luar daerah.

Sementara untuk komoditas telur, pemerintah memastikan kondisi masih stabil. Bahkan di Nabire harga telur cenderung menurun karena pasokan dari peternak lokal sudah tersedia sehingga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga bahan pokok secara ketat. Setiap hari laporan harga dari daerah dikirimkan ke Kementerian Perdagangan pada pukul 17.00 WIT sebagai bagian dari sistem pemantauan nasional.

Melalui langkah pengawasan bersama ini, pemerintah berharap harga bahan pokok di Papua Tengah tetap terkendali dan stok pangan aman hingga perayaan Idul Fitri.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |