Cara Cek Wifi Dipakai Orang Lain dan Tips Mencegahnya

11 hours ago 3

Selular.id – Kecepatan internet yang tiba-tiba melambat tanpa alasan jelas bisa menjadi tanda bahwa jaringan Wifi Anda digunakan oleh pihak tidak dikenal. Pencurian bandwidth tidak hanya mengganggu kenyamanan berinternet, tetapi juga membuka celah ancaman keamanan data pribadi.

Di tengah maraknya peretasan dan penyalahgunaan data, menjaga keamanan jaringan nirkabel menjadi sebuah keharusan. Fenomena penggunaan Wifi secara ilegal sering terjadi tanpa disadari.

Tetangga yang memanfaatkan celah keamanan, atau perangkat terinfeksi malware, dapat dengan mudah mengakses jaringan. Dampaknya meliputi penurunan kecepatan internet, kuota terkuras, dan ancaman privasi data.

Langkah pertama untuk memeriksa apakah ada pihak tidak dikenal yang mengakses jaringan Wifi adalah melalui halaman admin router. Proses ini cukup sederhana jika dilakukan dengan cermat. Login ke halaman admin router dengan membuka browser dan memasukkan alamat IP router, biasanya 192.168.0.1, 192.168.1.1, atau 192.168.100.1. Alamat ini dapat ditemukan pada label fisik router atau buku panduan.

Setelah itu, masukkan username dan password admin. Jika belum pernah diubah, kombinasi default seperti “admin/admin” atau “user/user” masih bisa digunakan. Setelah berhasil login, carilah menu bertajuk “Device List”, “Connected Devices”, atau “Attached Devices”.

Di sini, Anda akan melihat daftar semua perangkat yang terhubung ke jaringan Wifi secara real-time.

Bandingkan daftar tersebut dengan perangkat yang Anda miliki, mulai dari smartphone, laptop, hingga perangkat IoT seperti smart TV atau speaker nirkabel. Jika terdapat alamat MAC atau nama perangkat yang tidak dikenal, besar kemungkinan Wifi Anda sedang digunakan tanpa izin.

Panduan lengkap amankan Wifi dari pencurian bandwidth dan hacker

Bagi yang kurang nyaman mengutak-atik setting router, beberapa aplikasi pihak ketiga dapat membantu memantau aktivitas jaringan dengan lebih intuitif. Salah satunya adalah Fing, yang tersedia untuk platform Android dan iOS. Aplikasi ini tidak hanya menampilkan daftar perangkat yang terhubung, tetapi juga memberikan informasi detail seperti alamat IP, MAC address, bahkan merek perangkat.

Selain Fing, NetCut juga menjadi pilihan populer, khususnya bagi pengguna Android dan PC. Keunggulan NetCut terletak pada kemampuannya tidak hanya mendeteksi, tetapi juga memutus koneksi perangkat mencurigakan secara langsung. Sementara itu, aplikasi Who Is On My Wifi menawarkan fitur notifikasi yang akan memberi tahu Anda ketika ada perangkat baru terdeteksi di jaringan.

Jika Anda ingin memeriksa dengan cepat tanpa mengunduh aplikasi atau membuka halaman admin, ada beberapa trik sederhana yang bisa dicoba. Salah satunya adalah dengan mematikan semua perangkat nirkabel milik Anda, lalu mengamati lampu indikator Wifi pada router. Jika lampu tersebut masih berkedip atau menyala, itu menandakan bahwa masih ada perangkat lain yang terhubung.

Metode lain yang bisa digunakan adalah melalui Command Prompt pada perangkat Windows. Ketik perintah “net view” untuk melihat komputer yang terhubung dalam jaringan yang sama, lalu lanjutkan dengan “arp -a” untuk mendapatkan daftar alamat IP yang aktif. Meski tidak seakurat metode sebelumnya, cara ini dapat memberikan gambaran awal tentang aktivitas jaringan.

Setelah memastikan bahwa tidak ada perangkat asing yang terhubung, langkah selanjutnya adalah memperkuat keamanan jaringan untuk mencegah hal serupa terulang di masa depan. Salah satu cara efektif adalah dengan memanfaatkan fitur MAC Filtering yang tersedia di hampir semua router modern. Dengan mencatat alamat MAC perangkat yang terdeteksi sebagai asing, Anda dapat memblokirnya secara permanen melalui menu Access Control.

Selain itu, mengganti password Wifi secara berkala dengan kombinasi yang kompleks, menggunakan huruf besar, kecil, angka, dan simbol, sangat dianjurkan. Jangan lupa juga untuk mengubah kredensial login admin router, karena banyak pengguna yang masih menggunakan setting default sehingga rentan dibobol.

Untuk tingkat keamanan yang lebih tinggi, aktifkan fitur hidden SSID agar jaringan Wifi tidak terlihat oleh orang lain. Jika router mendukung, buatlah jaringan tamu (guest network) yang terpisah untuk pengunjung sehingga jaringan utama tetap terlindungi. Terakhir, batasi jumlah perangkat yang dapat terhubung dan lakukan update firmware router secara berkala untuk menutup celah keamanan yang mungkin dieksploitasi.

Menjaga keamanan Wifi bukan hanya tentang mempertahankan kecepatan internet, tetapi juga melindungi privasi dan data pribadi dari ancaman siber. Bayangkan jika seseorang dengan mudah mengakses jaringan Anda dan melakukan aktivitas ilegal, dampaknya bisa sangat serius, mulai dari pencurian data hingga penyalahgunaan identitas.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda tidak hanya mengamankan koneksi internet, tetapi juga memberikan perlindungan ekstra bagi seluruh perangkat yang terhubung. Jangan biarkan kenyamanan berselancar di dunia digital terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, pastikan perangkat yang terhubung juga dalam kondisi optimal. Kinerja perangkat yang overheating dapat mempengaruhi stabilitas koneksi, sementara perangkat dengan fitur NFC seperti beberapa model smartphone ekonomis dapat digunakan untuk berbagai keperluan tanpa harus mengorbankan keamanan jaringan.

Bagi pengguna yang memanfaatkan perangkat streaming seperti set top box terbaik, pastikan perangkat tersebut juga terhubung ke jaringan yang aman dan terproteksi dengan baik. Keamanan jaringan menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya jumlah perangkat IoT yang terhubung ke internet rumahan.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |