Deiyai, 8 Januari 2026 – Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan komitmennya membangun Deiyai melalui tiga program utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan perekonomian berbasis rakyat. Dari ketiga sektor tersebut, dunia pendidikan menjadi prioritas utama demi mewujudkan Deiyai sebagai gudang intelektual di Papua Tengah.
Menurut Bupati Mote, pembangunan pendidikan harus dimulai dari dasar, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), baik dari sisi tenaga pendidik maupun infrastruktur pendukung.
Dalam rangka pembenahan tersebut, Bupati Mote memerintahkan seluruh ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai untuk turun langsung ke lapangan pada semester pertama tahun 2026 guna melihat secara dekat kondisi riil pendidikan di kampung-kampung.
“Mulai sekarang, semua ASN di Dinas Pendidikan bertugas di lapangan. Ambil data secara riil sesuai kondisi yang ada,” tegas Bupati Mote saat memberikan arahan, Kamis (8/1) siang kemarin.
Ia menekankan agar seluruh data yang dikumpulkan dilaporkan apa adanya, tanpa rekayasa, karena akan menjadi dasar bagi dirinya untuk kembali turun langsung ke lapangan.
Bupati Mote menegaskan PAUD harus menjadi prioritas utama, sebab pembentukan karakter manusia dimulai sejak usia dini. Ia meminta agar seluruh sekolah PAUD di Deiyai mendapatkan perhatian serius dan memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) benar-benar berjalan.
“Jika ditemukan sekolah yang tidak menjalankan KBM, maka sekolah tersebut akan ditutup, termasuk PAUD,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Mote juga meminta Dinas Pendidikan mengidentifikasi kampung-kampung yang belum memiliki PAUD. Untuk sementara, penguatan pendidikan anak usia dini akan dilakukan melalui Sekolah Minggu di gereja-gereja.
Terkait tenaga pendidik, Bupati Mote menegaskan agar rekrutmen guru tidak dilakukan secara sembarangan. Tenaga pendidik PAUD ke depan harus berasal dari lulusan Sarjana Pendidikan (S.Pd) dan Sarjana Agama (S.Ag) yang belum bekerja.
“Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, PAUD dan Posyandu harus berjalan seiring. Anak harus sehat dan juga harus pintar,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan Dinas Pendidikan agar terus mengikuti perkembangan kebijakan di tingkat provinsi dan pusat, termasuk peluang program revitalisasi pendidikan dari kementerian terkait.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Deiyai, Longginus Pekei, menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan seluruh arahan Bupati demi kemajuan pendidikan PAUD di Deiyai.
“Kami siap turun ke lapangan sesuai arahan Bupati,” ujar Pekei.
Ia juga mengimbau seluruh guru dan tenaga kontrak di satuan PAUD se-Kabupaten Deiyai agar tetap menjalankan tugas dan pelayanan pendidikan secara maksimal.
[Nabire.Net/P.K]

1 day ago
8











































