Bapperida Papua Tengah Paparkan RKPD 2026, Fokus Pendidikan Gratis, Rumah Sakit Provinsi hingga Infrastruktur Merata

1 day ago 4

Nabire, 7 Januari 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) memaparkan ringkasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Bapperida, Selasa (7/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, menegaskan pentingnya keselarasan antara kebijakan pembangunan daerah dengan program nasional guna menjawab tantangan ekonomi global dan lokal demi kemajuan Papua Tengah.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting karena memasuki fase full implementasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur definitif, yang difokuskan pada sektor pembangunan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta sosial kemasyarakatan.

Dalam pemaparan tersebut, Eliezer menjelaskan sejumlah pokok perhatian utama RKPD 2026 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Pada bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mendorong program Sekolah Sepanjang Hari, Pendidikan Gratis, pembangunan sekolah berpola asrama, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), boarding school, pembangunan universitas, serta pemerataan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara pada bidang kesehatan, fokus pembangunan meliputi pembangunan Rumah Sakit Provinsi, program KoHarusehat, peningkatan Puskesmas percontohan di delapan kabupaten, penyiapan tenaga medis yang kompeten khususnya Dokter Orang Asli Papua (OAP), pembangunan klinik bersalin, hingga layanan bayi tabung.

Di bidang infrastruktur, pemerintah menitikberatkan pada pembangunan pusat pemerintahan, akses jalan penghubung antar kabupaten, penyediaan air minum, subsidi transportasi khususnya transportasi udara, pembangunan rumah layak huni, serta pemerataan penerangan di seluruh kabupaten se-Provinsi Papua Tengah.

Sedangkan pada bidang pemberdayaan ekonomi, pemerintah akan mengoptimalkan sektor unggulan Papua Tengah, yakni pertanian dan peternakan, melalui dukungan bantuan modal dari pemerintah daerah.

Eliezer menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2026 bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kualitas pelayanan publik, serta mengangkat harkat dan martabat Orang Asli Papua.

“RKPD ini disusun untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi seluruh warga masyarakat Papua Tengah,” tegasnya.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |