Selular.ID – Simak aplikasi untuk memantau gempa bumi di Indonesia, karena gempa bumi dahsyat melanda dua negara Asia Tenggara yakni Myanmar dan Thailand.
Lalu apa penyebab gempa bumi dahsyat dengan kekuatan 7,7 skala richter terjadi di Myanmar dan Thailand?
Sekitar 45 juta tahun silam, lempeng tektonik India tabrakan dengan lempeng Eurasia, sebelum lempeng pertama turun di bawah lempeng kedua.
Kerak yang hancur di tengah adalah area yang disebut Himalaya saat ini.
Pegunungan ini dan seluruh wilayahnya, dipenuhi patahan yang dihasilkan oleh tumpukan geologis dahsyat itu.
Lempeng India masih sangat lambat bergerak ke Eurasia dan sesar-sesar tak terhitung jumlahnya itu mengalami banyak tekanan sebagai akibatnya.
Dari waktu ke waktu, patahan-patahan itu pecah.
Baca juga: Gempa Magnitudo 6.7 Berada di Banten, Ini 5 Aplikasi Pendeteksi Agar Selalu Waspada
Letak Myanmar berada di antara dua lempeng tektonik itu. Batas antara kedua lempeng disebut Sesar Saigang, biang keladi gempa kali ini.
Para ahli menggambarkannya sebagai garis lurus panjang yang membentang sekitar 1.200 km dari utara ke selatan melalui kota seperti Mandalay dan Yangon, menempatkan jutaan orang dalam risiko.
Menurut USGS, gempa bumi Myanmar terjadi karena lempeng India dan Eurasia bergesekan satu sama lain yang disebut ‘sesar geser’.
“Semua data yang tersedia sejauh ini menunjukkan adanya retakan di Sesar Sagaing,” kata Robin Lacassin, ilmuwan gempa di Institut Fisika Bumi Paris, melansir Scientific American, Sabtu (29/3/2025).
Sesar Sagaing itu telah bertanggung jawab atas banyak gempa bumi kuat dan merusak di masa lalu. Mei 2023, patahan yang sama pecah dan menimbulkan gempa 5,8 skala Richter. Patahan ini sangat berbahaya, terlebih karena Nay Pyi Taw, ibu kota Myanmar, juga terletak tepat di atasnya.
Guncangan gempa kali ini tergolong sangat kuat dan tak hanya di Myanmar, warga Thailand terkejut melihat bangunan di sana juga mengalami kerusakan.
Data awal menunjukkan gelombang seismik bergerak sangat jauh dari sumbernya karena disalurkan di sepanjang bagian selatan Sesar Sagaing.
“Ini menjelaskan kerusakan di Bangkok,” kata Carrera-Cevallos.
Gempa Bumi ini memang dahsyat, tapi faktor manusia juga berperan terkait bangunan yang tidak tahan bencana.
“Gempa Bumi ini terjadi di daerah tanpa bangunan tahan gempa dan fitur bangunan tidak memadai,” kata Carrera-Cevallos.
Aplikasi Pendeteksi Gempa Bumi
Kini teknologi semakin maju dan aplikasi info gempa terkini dibuat untuk mengantisipasi.
Berikut aplikasi info gempa terkini di handphone untuk mengetahui peristiwa gempa bumi yang terjadi di Indonesia.
Dari aplikasi info gempa terkini, penggunanya bisa mengetahui kekuatan gempa hingga apakah ada ancaman tsunami atau tidak?
Apa sajakah aplikasi info gempa terkini yang bisa diunduh di smartphone kalian?
Berikut ini, adalah aplikasi info gempa terkini untuk smartphone Android yang bisa kamu manfaatkan:
1. Info BMKG
Tentu saja kita harus update informasi dari sumber resmi yang terpercaya, yaitu melalui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Di mana dengan aplikasi pendeteksi gempa ini, kita akan mendapat notifikasi informasi langsung dari BMKG.
Selain memberi bencana gempa Bumi, aplikasi Info BMKG juga memberikan informasi mengenai prakiraan cuaca yang diupdate setiap jam.
Untuk info gempa terkini, kita akan diberikan informasi kekuatan, lokasi, disertai jarak titik gempa dengan lokasi kamu berada.
Baca juga: Xiaomi Hadirkan Fitur Pemantau Gempa, Manfaatkan Sensor dan AI