Yayasan PESAT Nabire Gelar Pelatihan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

11 hours ago 5

Nabire, 7 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik guru di era transformasi digital, Yayasan PESAT Nabire menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 6–7 Juli 2026.

Pelatihan diikuti oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di lingkungan Yayasan PESAT Nabire. Kegiatan ini bertujuan membekali para pendidik dengan kemampuan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijaksana, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menyusun bahan ajar yang inovatif, efektif, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan PESAT Nabire, Pdt. Eliezer Edo Odo. Dalam sambutan dan arahannya, ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Ia mengajak seluruh peserta agar tetap menjadikan nilai-nilai Kristiani sebagai landasan dalam setiap proses pembelajaran, sehingga teknologi berfungsi sebagai alat yang memperkuat pelayanan pendidikan, bukan menggantikan peran guru sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan.

Pelatihan menghadirkan narasumber Ikhsan Jauhari dari Indonesia Startup Akademi Medan. Dalam sesi orientasi, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai manfaat, batasan, serta etika penggunaan Artificial Intelligence di dunia pendidikan. Peserta juga diajak memahami bahwa AI merupakan asisten yang membantu pekerjaan guru, bukan pengganti peran guru dalam proses belajar mengajar.

Selanjutnya, peserta mempelajari dasar-dasar penyusunan prompt yang efektif, mulai dari memberikan instruksi yang jelas, menentukan peran, tujuan, konteks, format, hingga gaya bahasa yang tepat agar AI mampu menghasilkan materi pembelajaran sesuai kebutuhan.

Pada sesi praktik, peserta secara langsung memanfaatkan AI untuk menyusun berbagai perangkat pembelajaran, seperti RPP atau modul ajar, silabus, indikator, tujuan pembelajaran, soal HOTS, rubrik penilaian, hingga media pembelajaran.

Khusus bagi guru TK dan SD, pelatihan juga mendorong kreativitas melalui pembuatan lagu anak, cerita pendek, aktivitas motorik, serta lembar kerja sederhana berbantuan AI. Sementara itu, guru SMP, SMA, dan SMK dibimbing menyusun rangkuman materi, latihan, studi kasus, pertanyaan reflektif, hingga kerangka buku ajar interaktif berbasis AI.

Hari pertama ditutup dengan praktik mandiri terbimbing, di mana setiap peserta mulai menyusun draf bahan ajar sesuai bidang studi dan jenjang pendidikan masing-masing.

Memasuki hari kedua, peserta melanjutkan pengembangan bahan ajar melalui penyusunan LKPD, evaluasi pembelajaran, soal formatif dan sumatif, serta penyesuaian materi berdasarkan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan.

Selain itu, peserta juga memperoleh pengalaman menggunakan berbagai media pembelajaran interaktif, seperti presentasi digital, kuis interaktif, ilustrasi berbasis AI, audio, video pembelajaran, hingga chatbot edukasi sebagai pendukung proses belajar mengajar.

Seluruh peserta kemudian menyelesaikan finalisasi produk bahan ajar melalui proses penyuntingan, validasi isi, penyempurnaan bahasa, dan perapian format. Hasil karya tersebut dipresentasikan untuk memperoleh masukan sebelum nantinya diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi refleksi, evaluasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen menerapkan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di seluruh unit sekolah di bawah Yayasan PESAT Nabire.

Kegiatan secara resmi ditutup oleh Sekretaris Yayasan PESAT Nabire, Benediktus J. Widya Darmaka, yang menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta atas semangat belajar serta komitmen mereka dalam meningkatkan kompetensi sebagai pendidik.

Ia berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berkualitas sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.

oplus_6291456

Melalui pelatihan ini, Yayasan PESAT Nabire kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijaksana, profesional, dan tetap berlandaskan nilai-nilai iman Kristiani.

*Benediktus J Widya Darmaka

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |