XLSmart dan Mitratel Percepat Digitalisasi Korporasi Indonesia

5 hours ago 4

Selular.ID – XLSmart melalui unit bisnisnya, XLSmart for Business, menjalin kemitraan strategis dengan Mitratel untuk mempercepat digitalisasi sektor korporasi di Indonesia.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Andrijanto Muljono, Direktur & Chief Enterprise Strategic Relationship Officer XLSMART, dan Agus Winarno, Direktur Bisnis Mitratel, di Jakarta pada 22 Januari 2026.

Melalui kerja sama ini, XLSmart for Business dan Mitratel sepakat menggabungkan kapabilitas infrastruktur dan solusi teknologi untuk memperluas penetrasi layanan ICT (Information and Communication Technology) di pasar enterprise.

Kedua perusahaan akan melakukan ekspansi bersama ke segmen korporasi dengan menghadirkan solusi digital terintegrasi bagi berbagai sektor industri di Indonesia.

Andrijanto Muljono mengatakan kemitraan tersebut menjadi langkah strategis bagi XLSmart dalam meningkatkan daya saing layanan ICT di pasar korporasi yang semakin kompetitif.

Ia menjelaskan bahwa melalui kolaborasi dengan Mitratel, perusahaan dapat memperluas skala kapabilitas solusi yang ditawarkan kepada pelanggan enterprise.

“Kolaborasi ini memungkinkan XLSmart for Business menghadirkan solusi yang lebih lengkap bagi pelanggan korporasi, mulai dari konektivitas, Smart City, Internet of Things (IoT), hingga keamanan siber,” ujar Andrijanto.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai penyedia solusi digital yang berfokus pada kebutuhan pelanggan.

Dalam implementasinya, kedua perusahaan akan menjalankan strategi joint Go-To-Market (GTM) untuk menjangkau sektor-sektor korporasi strategis seperti kawasan industri, manufaktur, logistik, sektor finansial, serta pemerintahan.

Strategi ini mencakup pengembangan pasar bersama melalui pendekatan co-selling, di mana kedua perusahaan menawarkan solusi secara terintegrasi kepada pelanggan enterprise.

Melalui pendekatan tersebut, XLSmart for Business dan Mitratel akan menghadirkan berbagai layanan bundling yang mencakup konektivitas utama dan cadangan, solusi secure connectivity, layanan keamanan siber, hingga power as a service.

Konsep power as a service merujuk pada penyediaan infrastruktur daya listrik yang dikelola sebagai layanan untuk mendukung operasional jaringan dan sistem digital pelanggan.

Kolaborasi ini juga menggabungkan kekuatan infrastruktur yang dimiliki masing-masing perusahaan.

XLSmart memiliki jaringan lebih dari 225.000 Base Transceiver Station (BTS) yang menjangkau lebih dari 95 persen populasi Indonesia.

Infrastruktur tersebut diperkuat oleh sekitar 24 data center yang tersebar di 24 kota di Indonesia untuk mendukung berbagai layanan digital telco, solusi ICT, layanan cloud, hingga AI as a Service (AIaaS).

Di sisi lain, Mitratel memiliki portofolio infrastruktur digital yang meliputi menara telekomunikasi, jaringan fiber optik, serta micro data center yang tersebar di berbagai wilayah.

Kombinasi aset tersebut memungkinkan integrasi layanan konektivitas dan infrastruktur digital yang lebih luas untuk mendukung kebutuhan pelanggan enterprise.

Agus Winarno menyampaikan bahwa kemitraan dengan XLSmart membuka peluang pengembangan layanan digital yang lebih terintegrasi bagi pelanggan korporasi.

Ia menilai sinergi antara infrastruktur telekomunikasi dan solusi ICT menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri.

Dengan dukungan jaringan yang luas serta integrasi solusi teknologi, pelanggan enterprise di sektor manufaktur, logistik, finansial, dan pemerintahan diharapkan dapat memperoleh akses layanan digital yang lebih komprehensif.

Solusi bundling yang ditawarkan juga dirancang untuk memastikan ketersediaan konektivitas utama dan sekunder yang andal guna mendukung operasional bisnis yang semakin bergantung pada infrastruktur digital.

Kemitraan antara XLSmart for Business dan Mitratel menunjukkan semakin meningkatnya kolaborasi antarperusahaan telekomunikasi dan penyedia infrastruktur digital dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital di sektor enterprise.

Dengan menggabungkan jaringan telekomunikasi, pusat data, serta layanan digital berbasis cloud dan AI, kedua perusahaan berupaya memperkuat ekosistem ICT nasional yang mendukung digitalisasi industri di Indonesia.

Baca Juga: Merger Mitratel dan Tower Bersama Masih Tahap Awal

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |