Selular.ID – Netflix memperkenalkan serangkaian inovasi produk terbaru untuk kawasan Asia Pasifik melalui ajang APAC Product Innovation Showcase.
Pembaruan tersebut mencakup pengalaman perangkat seluler yang lebih personal, pengembangan layanan game melalui Netflix Playground, serta peningkatan sistem kurasi konten yang dirancang untuk memudahkan pengguna menemukan tayangan yang relevan.
Sejumlah fitur baru akan mulai tersedia di beberapa negara Asia Pasifik, termasuk rencana ekspansi ke Indonesia dalam tahap berikutnya.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Netflix sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat pengalaman hiburan digital bagi hampir satu miliar pengguna global.
Fokus utama pengembangan produk kali ini berada pada personalisasi konten, pengalaman mobile yang lebih intuitif, serta perluasan interaksi pengguna melalui game dan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Chief Product & Technology Officer Netflix, Elizabeth Stone, mengatakan inovasi menjadi elemen penting dalam upaya perusahaan menghadirkan hiburan yang relevan bagi berbagai kelompok pengguna di seluruh dunia.
Menurutnya, Netflix terus mengembangkan teknologi yang memungkinkan pengalaman menonton menjadi lebih personal, interaktif, dan imersif.
Salah satu pembaruan terbesar datang dari pengalaman perangkat seluler terbaru Netflix yang akan mulai diluncurkan di Korea Selatan dan Jepang pada Juli 2026.
Sebelumnya, pembaruan serupa telah tersedia di Australia, Selandia Baru, Filipina, India, dan Malaysia.
Netflix juga memastikan fitur tersebut akan diperluas ke lebih banyak negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Pembaruan aplikasi seluler ini menghadirkan fitur “Klip”, sebuah format video vertikal yang memungkinkan pengguna menemukan cuplikan tayangan secara cepat langsung dari aplikasi Netflix.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menonton cuplikan film atau serial, menyimpan judul ke dalam daftar tontonan, membagikannya kepada pengguna lain, atau langsung menuju halaman tayangan untuk mulai menonton.
Netflix menjelaskan bahwa rekomendasi pada feed Klip akan disesuaikan dengan kebiasaan menonton masing-masing pengguna.
Pendekatan ini sejalan dengan strategi personalisasi yang selama ini menjadi fondasi layanan streaming tersebut.
Selain menghadirkan pengalaman mobile yang lebih ringkas, Netflix juga tengah menyiapkan pengujian koleksi Klip tematik.
Fitur ini memungkinkan pengguna menjelajahi kumpulan cuplikan berdasarkan genre atau minat tertentu, seperti reality show, konten di balik layar, hingga potongan podcast yang tersedia dalam ekosistem Netflix.
“Inovasi memegang peranan yang sangat penting bagi kami yang menghadirkan hiburan bagi hampir satu miliar orang di seluruh dunia. Dengan terus beradaptasi terhadap preferensi anggota dan menghadirkan teknologi baru, kami ingin menjadikan Netflix sebagai destinasi utama hiburan yang relevan secara lokal maupun global,” kata Elizabeth Stone.
Di sektor game, Netflix memperluas pengembangan Netflix Games melalui platform khusus anak dan keluarga bernama Netflix Playground.
Layanan ini menghadirkan berbagai pengalaman interaktif yang terintegrasi dengan konten populer milik Netflix.
Mulai 20 Juni 2026, Netflix akan menambahkan koleksi game baru yang terinspirasi dari film animasi KPop Demon Hunters.
Paket tersebut terdiri atas enam mini game yang memungkinkan pengguna berinteraksi lebih jauh dengan karakter dan dunia yang ada dalam film tersebut.
Beberapa game yang diperkenalkan antara lain Honmoon Beats yang mengajak pemain mengikuti irama musik dari film, serta DJ Mixer yang memungkinkan pengguna bereksperimen dengan tempo dan efek suara dari lagu-lagu yang digunakan dalam cerita.
General Manager Games Studio Netflix, Lisa Burgess, menjelaskan bahwa game menjadi bagian penting dari evolusi strategi hiburan perusahaan.
Menurutnya, lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia saat ini memainkan game sebagai sarana hiburan, bersosialisasi, dan menikmati cerita.
“Visi kami untuk Netflix Games adalah memberikan nilai tambah bagi anggota Netflix. Mereka tidak hanya dapat menonton cerita yang mereka sukai, tetapi juga menjadi bagian dari cerita tersebut melalui pengalaman bermain,” ujar Burgess.

Netflix Playground tersedia tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Netflix dan dirancang tanpa iklan maupun transaksi dalam aplikasi. Perusahaan menyatakan katalog game akan terus bertambah seiring ekspansi layanan ke berbagai negara.
Selain perangkat seluler dan game, Netflix juga mengembangkan sistem kurasi konten untuk meningkatkan pengalaman penemuan tayangan.
Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah halaman tematik “Diadaptasi Dari Buku Favoritmu” yang dirancang khusus untuk pembaca yang ingin menemukan serial atau film berdasarkan karya sastra.
Netflix menyebut pendekatan kurasi tersebut merupakan kombinasi antara teknologi rekomendasi dan pemahaman terhadap preferensi pengguna.
Setiap anggota dapat melihat rekomendasi yang berbeda meskipun mengakses judul yang sama, karena sistem mempertimbangkan minat dan riwayat tontonan masing-masing.
Senior Director Product Merchandising Asia Pacific Netflix, Eugenie Yeo, mengatakan efektivitas rekomendasi sangat bergantung pada relevansinya bagi pengguna.
Karena itu, perusahaan terus mengembangkan cara baru untuk menyajikan konten yang terasa personal tanpa menghilangkan keberagaman pilihan yang tersedia.
Melalui pembaruan pengalaman seluler, penguatan Netflix Games, serta pengembangan sistem kurasi konten, Netflix menunjukkan fokusnya dalam memperluas layanan hiburan digital yang lebih personal dan interaktif di Asia Pasifik.
Langkah ini sekaligus mempertegas strategi perusahaan dalam menggabungkan teknologi, kecerdasan buatan, dan ekosistem hiburan untuk meningkatkan pengalaman pengguna di berbagai perangkat.


















































