Yahukimo, 12 Februari 2026 – Aksi kekerasan kembali menimpa warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Seorang sopir mobil tangki air bersih menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalur poros Dekai–Lopon, Kamis (12/2/2026) siang.
Peristiwa penembakan terjadi saat korban mengemudikan kendaraan tangki yang membawa suplai air bersih untuk masyarakat di wilayah Lopon. Di tengah perjalanan, korban ditembaki dari arah pinggir jalan dan mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri.
Meski terluka, korban bersama seorang kenek tetap melanjutkan perjalanan hingga berhasil mencapai Lopon untuk menyelamatkan diri. Laporan kejadian kemudian diterima aparat keamanan, dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi terakhir, korban sempat berada dalam kondisi kritis dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura guna memperoleh perawatan lanjutan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aparat tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil, khususnya mereka yang sedang menjalankan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
“Korban adalah warga yang bekerja mengangkut kebutuhan dasar berupa air bersih. Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Kami bergerak cepat mengevakuasi korban dan mengamankan situasi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Ia menambahkan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah Operasi Damai Cartenz 2026.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa usai evakuasi korban, aparat melakukan respons taktis di sekitar lokasi kejadian.
“Petugas mendapati tiga hingga empat orang mencurigakan yang melarikan diri dengan menyeberangi Kali Biru dan masuk ke area hutan. Hingga kini, penyisiran dan pengejaran masih terus dilakukan,” ujarnya.
Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku penembakan diduga berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Yahukimo. Aparat masih mendalami identitas pelaku serta keterkaitan kelompok tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, pengamanan jalur distribusi logistik dan sejumlah objek vital di Kabupaten Yahukimo ditingkatkan. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
[Nabire.Net]

10 hours ago
5













































