Samsung Internet Siapkan Fitur AI Multitasking di One UI 9

12 hours ago 9

Selular.ID – Samsung Electronics dilaporkan tengah menyiapkan pembaruan besar untuk aplikasi browser bawaan perangkat Galaxy, Samsung Internet, yang akan hadir bersama sistem operasi One UI 9.

Pembaruan ini diperkirakan membawa integrasi kecerdasan artifisial yang lebih dalam, termasuk kemampuan multitasking berbasis AI dan fitur baru bernama Ask AI untuk membantu pengguna berinteraksi dengan konten web secara lebih kontekstual.

Informasi mengenai fitur tersebut muncul dari analisis firmware dan kode aplikasi pada versi pengembangan One UI 9.

Temuan ini menunjukkan bahwa Samsung sedang memperluas pemanfaatan AI langsung di dalam browser, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai fungsi berbasis kecerdasan artifisial tanpa perlu berpindah aplikasi.

Pendekatan ini melanjutkan strategi Samsung dalam mengintegrasikan teknologi AI ke berbagai lapisan pengalaman perangkat Galaxy.

Pada versi sebelumnya, Samsung telah memperkenalkan fitur Browsing Assist yang memanfaatkan AI untuk merangkum halaman web, menerjemahkan teks, hingga membaca ringkasan konten secara otomatis.

Pada pembaruan mendatang, fitur Ask AI disebut akan memperluas kemampuan tersebut. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan langsung mengenai halaman web yang sedang dibuka atau topik lain yang relevan dengan konten yang sedang dibaca.

Sistem kemudian akan memproses informasi dari halaman tersebut untuk menghasilkan jawaban yang kontekstual dan lebih spesifik.

Kemampuan ini juga dirancang untuk mendukung interaksi lanjutan. Setelah menerima jawaban pertama, pengguna dapat mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa perlu memulai pencarian baru, sehingga pengalaman menjelajah web menjadi lebih interaktif dan berbasis percakapan.

Selain integrasi AI, perubahan desain antarmuka juga menjadi bagian dari pembaruan yang sedang dikembangkan.

Pada versi firmware yang dianalisis, Samsung Internet menampilkan bilah navigasi baru yang lebih ringkas dan ditempatkan di bagian bawah layar.

Panel ini menggabungkan beberapa fungsi utama seperti kolom pencarian, akses fitur AI, daftar tab terbaru, serta menu pengaturan browser dalam satu area antarmuka.

Desain tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan satu tangan, terutama pada smartphone dengan ukuran layar besar.

Dengan navigasi yang dipusatkan di bagian bawah layar, pengguna dapat mengakses berbagai fitur browser dengan lebih cepat tanpa perlu menjangkau bagian atas layar.

Integrasi AI dalam pengalaman browsing juga mencerminkan arah pengembangan perangkat lunak Samsung yang semakin berfokus pada kecerdasan kontekstual.

Melalui platform antarmuka One UI, perusahaan secara bertahap memperluas penerapan AI untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas sehari-hari secara lebih efisien, mulai dari pengelolaan konten hingga pencarian informasi.

Samsung sendiri telah memperkenalkan berbagai fitur berbasis AI pada pembaruan antarmuka sebelumnya, termasuk sistem rekomendasi kontekstual, pengolahan data personal secara aman di perangkat, serta integrasi layanan asisten digital yang memanfaatkan analisis penggunaan perangkat.

Dalam konteks browser, integrasi AI memungkinkan perangkat memproses informasi dari halaman web secara langsung. Hal ini dapat membantu pengguna memahami konten dengan lebih cepat, terutama ketika menghadapi artikel panjang, dokumen teknis, atau halaman web dengan informasi yang kompleks.

Di sisi lain, pengembangan fitur Ask AI juga mencerminkan tren industri perangkat lunak yang semakin menggabungkan teknologi AI generatif dengan aplikasi sehari-hari.

Browser kini tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk membuka halaman web, tetapi juga sebagai platform interaksi dengan berbagai layanan digital berbasis AI.

Meski demikian, hingga saat ini Samsung Electronics belum mengumumkan secara resmi jadwal peluncuran One UI 9 maupun fitur lengkap yang akan tersedia pada pembaruan tersebut.

Sistem operasi ini diperkirakan menjadi generasi antarmuka berikutnya bagi perangkat Galaxy setelah pengembangan berkelanjutan One UI yang terus menghadirkan integrasi AI lebih luas di ekosistem perangkat Samsung.

Jika fitur-fitur yang terungkap dalam firmware pengembangan tersebut hadir pada versi final, pembaruan pada Samsung Internet berpotensi memperluas cara pengguna berinteraksi dengan informasi di web.

Integrasi AI langsung di dalam browser juga dapat memperkuat posisi aplikasi ini sebagai bagian penting dari strategi pengalaman perangkat lunak Samsung pada ekosistem Galaxy di masa mendatang.

Baca Juga: Sesuai Janji, Samsung Bakal Pertahankan Kapasitas Baterai Galaxy Z Flip 8

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |