Samsung Integrasikan Perangkat IKEA ke SmartThings

5 hours ago 9

Selular.ID – Samsung Electronics mengumumkan integrasi perangkat smart home IKEA ke dalam platform SmartThings, memungkinkan pengguna mengontrol berbagai perangkat rumah pintar IKEA secara langsung melalui satu ekosistem terpadu.

Pengumuman ini disampaikan pada April 2026 sebagai bagian dari upaya Samsung memperluas interoperabilitas perangkat Internet of Things (IoT) di lingkungan rumah pintar.

Integrasi ini memungkinkan produk smart home dari IKEA, termasuk perangkat pencahayaan, sensor, dan kontroler berbasis ekosistem TRÅDFRI, untuk terhubung dengan aplikasi SmartThings milik Samsung.

Dengan demikian, pengguna dapat mengelola perangkat dari kedua brand dalam satu aplikasi tanpa perlu menggunakan platform terpisah.

Samsung menyatakan bahwa integrasi ini dirancang untuk menyederhanakan pengalaman pengguna dalam mengoperasikan berbagai perangkat IoT dari vendor berbeda.

SmartThings sendiri merupakan platform rumah pintar yang menghubungkan perangkat melalui jaringan terpusat, memungkinkan kontrol, automasi, serta pemantauan dari satu antarmuka.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kolaborasi antara Samsung dan IKEA memanfaatkan standar konektivitas yang semakin terbuka di industri, termasuk penggunaan protokol seperti Zigbee dan dukungan terhadap inisiatif interoperabilitas yang berkembang, seperti Matter.

Standar ini memungkinkan perangkat dari berbagai produsen untuk saling terhubung tanpa hambatan kompatibilitas yang sebelumnya menjadi tantangan utama di ekosistem smart home.

Dengan integrasi ini, pengguna dapat mengatur skenario otomatisasi yang melibatkan perangkat IKEA dan perangkat lain yang sudah terhubung ke SmartThings.

Misalnya, lampu pintar IKEA dapat diatur untuk menyala secara otomatis ketika sensor gerak dari perangkat lain mendeteksi aktivitas, atau menyesuaikan pencahayaan berdasarkan waktu tertentu.

Selain itu, kontrol perangkat dapat dilakukan melalui berbagai metode yang tersedia di SmartThings, termasuk aplikasi mobile, perintah suara melalui asisten virtual yang kompatibel, serta integrasi dengan perangkat Samsung lainnya seperti smartphone, tablet, dan smart TV.

Langkah ini juga mencerminkan strategi Samsung dalam memperluas ekosistem SmartThings sebagai platform terbuka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung secara aktif menjalin kemitraan dengan berbagai produsen perangkat untuk memastikan kompatibilitas lintas brand, sejalan dengan meningkatnya adopsi teknologi rumah pintar di pasar global.

Di sisi lain, IKEA sebagai perusahaan ritel furnitur global juga terus memperluas portofolio produk smart home dengan fokus pada aksesibilitas dan kemudahan penggunaan.

Dengan bergabung dalam ekosistem SmartThings, IKEA dapat menjangkau pengguna yang lebih luas, khususnya mereka yang sudah menggunakan perangkat Samsung sebagai pusat kontrol rumah pintar.

Industri smart home sendiri menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, didorong oleh peningkatan kebutuhan akan otomatisasi rumah, efisiensi energi, serta kenyamanan pengguna.

Integrasi lintas platform menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong adopsi, karena konsumen cenderung memilih solusi yang tidak mengunci mereka pada satu vendor.

Samsung tidak mengungkapkan secara rinci daftar perangkat IKEA yang didukung dalam tahap awal integrasi ini, namun perusahaan memastikan bahwa proses koneksi dirancang agar mudah dilakukan oleh pengguna melalui aplikasi SmartThings.

Dengan pengumuman ini, Samsung dan IKEA memperkuat posisi mereka dalam ekosistem smart home global, dengan menawarkan solusi yang lebih terintegrasi dan fleksibel bagi konsumen yang mengadopsi teknologi rumah pintar di berbagai wilayah.

Baca Juga: Ini Alasan Apple dan IKEA Kembangkan Augmented Reality

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |