Revitalisasi UKS Digelar di Biak, Sasar 27 Sekolah Dukung Program Makan Bergizi Gratis

9 hours ago 4

Biak Numfor, 22 Januari 2026 – Jenewa Institute bekerja sama dengan UNICEF dan didukung Pemerintah Jepang menggelar kegiatan Penguatan dan Revitalisasi Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) serta fasilitasi pembentukan Tim Pelaksana UKS/M di Kabupaten Biak Numfor.

Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di KSL Grand Ballroom Biak, dan menyasar 27 sekolah dasar sebagai lokasi intervensi awal program.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Biak Numfor, perwakilan puskesmas terpilih, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa penguatan dan revitalisasi UKS/M menjadi sangat penting seiring dengan masuknya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.

“Kami menargetkan dua hal utama, yakni terbentuknya Tim UKS/M di 27 sekolah dasar sasaran serta penguatan Tim Pembina UKS/M di tingkat kabupaten,” ujarnya kepada wartawan NabireNet.

Ia menambahkan, setiap sekolah yang diundang diwajibkan sudah membentuk Tim UKS, dengan kepala sekolah sebagai ketua dan dibantu oleh guru. Sementara di tingkat kabupaten, Tim Pembina UKS/M akan melibatkan lintas sektor dan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

Menurut Kamarudin, intervensi UKS/M bersifat strategis dan lintas sektor karena melibatkan unsur pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga sekretariat daerah melalui Bagian Kesra.

Sementara itu, Nutrition Manager Jenewa Institute, Shafa Syahrani, menjelaskan bahwa UKS/M merupakan wadah strategis dalam membangun sistem kesehatan di lingkungan sekolah. Penguatan UKS/M, kata dia, dimulai dari tingkat kabupaten melalui Tim Pembina, lalu diimplementasikan langsung di sekolah melalui pembentukan Tim Pelaksana UKS.

“Sekolah yang kami hadirkan hari ini merupakan sekolah intervensi dari Program Papua Genius. Program ini menjadi pilot project terlebih dahulu, namun ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada sekolah tambahan,” jelasnya.

Sebelumnya, perwakilan UNICEF Papua, Wulan Nangley, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Program ini didukung UNICEF melalui pendanaan Pemerintah Jepang dan merupakan program percontohan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di wilayah Papua, program MBG saat ini baru dijalankan di dua daerah, yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor.

Melalui penguatan dan revitalisasi UKS/M ini, diharapkan dapat terbentuk sistem kesehatan sekolah yang terintegrasi dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Biak Numfor.

[Nabire.Net/Hendy Mirino]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |