Nabire, 7 Mei 2026 – Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Dr. Petrus Tekege, menanggapi aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di depan kantor rektorat pada Kamis (7/5/2026).
Dalam keterangannya, rektor mengapresiasi aksi mahasiswa yang berlangsung secara damai dan tertib. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam membangun kampus yang lebih baik ke depan.
“Tentu kami mengapresiasi karena aspirasi disampaikan dengan baik dan damai. Ini menjadi masukan penting bagi kampus,” ujarnya.

Aksi mahasiswa tersebut menyoroti tiga tuntutan utama, yakni pengaktifan kembali Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), peningkatan fasilitas kampus, serta penurunan uang semester atau SPP.
Menanggapi tuntutan pengaktifan BEM, Rektor menjelaskan bahwa pembentukan organisasi mahasiswa itu akan dilakukan setelah Agustus 2026. Hal tersebut mempertimbangkan agenda akademik mahasiswa yang saat ini tengah memasuki persiapan ujian akhir semester.
Sementara terkait fasilitas kampus, pihak universitas mengaku telah melakukan sejumlah upaya pembenahan, termasuk untuk perpustakaan, ruang kuliah, toilet, dan jaringan wifi.
Rektor menegaskan bahwa fasilitas umum seperti toilet harus dijaga bersama oleh seluruh civitas akademika agar tetap bersih dan nyaman digunakan.
“Dengan catatan jaga kamar mandi, habis digunakan harus disiram. Ini milik bersama, jadi harus dijaga,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa penambahan fasilitas toilet akan segera dilakukan oleh pihak kampus.
Untuk layanan internet kampus, Rektor menyebutkan bahwa jaringan wifi sebenarnya sudah tersedia sejak Februari 2026 melalui kerja sama pemerintah provinsi dan pihak kampus. Namun, dalam dua minggu terakhir layanan mengalami gangguan teknis serta perubahan kata sandi sehingga sebagian mahasiswa belum dapat mengaksesnya.
Di sisi lain, pembangunan perpustakaan masih dalam tahap pembahasan bersama pemerintah provinsi. Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan dukungan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik.
“Akan diusahakan perpustakaan dan fasilitas lainnya secara bertahap,” tambahnya.
Terkait tuntutan penurunan SPP, Rektor menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya tidak pernah ada kenaikan uang semester dan kebijakan itu akan tetap dipertahankan.
“Kalau ada informasi bahwa SPP naik, itu tidak benar. Khusus SPP tidak ada kenaikan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi atas dukungan bantuan pendidikan dengan kuota yang lebih besar kepada kampus. Rektor berharap seluruh civitas akademika dapat terus bersinergi membangun USWIM Nabire secara bertahap menuju kampus yang lebih baik.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

7 hours ago
5
















































