Nabire, 7 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai motor penggerak perekonomian daerah melalui perluasan akses keuangan yang inklusif dan merata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule pada kegiatan Rapat Pleno TPAKD Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Mahavira Hotel, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa TPAKD memiliki posisi strategis dalam mendorong percepatan inklusi keuangan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani, nelayan, hingga masyarakat adat di Papua Tengah.
“Keberadaan TPAKD harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan layanan sektor keuangan,” demikian disampaikan dalam sambutan Gubernur.

Menurutnya, keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di Papua Tengah. Padahal, akses keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah sendiri telah menetapkan arah pembangunan daerah yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan sektor unggulan daerah.
Melalui forum TPAKD, pemerintah berharap seluruh program tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menekankan empat poin penting yang menjadi perhatian bersama, yakni memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke daerah terpencil dan terisolir, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta memastikan program TPAKD berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
Rapat pleno tersebut diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja TPAKD Tahun 2026, langkah konkret percepatan inklusi keuangan, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Tengah.
Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua, unsur Forkopimda Papua Tengah, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, pimpinan OPD terkait, serta para tamu undangan lainnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Papua Tengah yang maju, mandiri, dan sejahtera.
[Nabire.Net/Musa Boma]

6 hours ago
4
















































