Reaksi Tokoh-Tokoh Teknologi Saat Tim Cook Lengser Dari Posisi CEO Apple

6 hours ago 10

Selular.ID – Setelah spekulasi panjang sejak tahun lalu, Apple akhirnya mengumumkan bahwa CEO Tim Cook akan digantikan oleh John Ternus.

Keputusan resmi menyangkut nasib Cook, diambil raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino – California itu, pada Senin (20/4) waktu setempat.

Penggantian Tim Cook hanya berselang beberapa hari dari keputusan yang diambil oleh Stan Ng. Untuk diketahui, Ng yang mengawasi berbagai perangkat unggulan seperti Apple Watch, AirPods, inisiatif kesehatan dan rumah pintar, mengumumkan pengunduran dirinya di LinkedIn.

Kepergian Ng menandai kepergian sejumlah tokoh kunci lainnya yang memilih cabut dari raksasa teknologi itu, dengan berbagai alasan.

Ng membagikan berita tersebut di LinkedIn pada Kamis (16/4/2026) dengan menulis: “Setelah 31 tahun di Apple, hari ini adalah hari terakhir saya”.

Eksekutif senior bidang desain Apple, Alan Dye, meninggalkan perusahaan menjelang akhir tahun lalu untuk bergabung dengan Meta Platforms. CFO lama, Luca Maestri, dan COO, Jeff Williams, juga meninggalkan perusahaan pada tahun 2025.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Para eksekutif di seluruh industri teknologi mulai bereaksi terhadap transisi kepemimpan yang ditempuh Apple, tak lama setelah berita itu tersebar.

Cook telah menjabat sebagai CEO pembuat iPhone selama hampir 15 tahun, setelah sang pendiri sekaligus legenda teknologi Steve Jobs mengundurkan diri pada 2011 karena sakit, sebelum wafat pada November di tahun yang sama.

Baca Juga: Profil John Ternus, Eksekutif Apple Suksesor CEO Tim Cook

“Tim Cook adalah seorang legenda,” tulis CEO OpenAI Sam Altman di X. “Saya sangat berterima kasih atas semua yang telah dia lakukan dan saya sangat berterima kasih kepada Apple.”

Apple dan OpenAI pertama kali bermitra pada 2024, mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Siri dan alat penulisan Apple.

Palmer Luckey, pendiri Oculus VR, juga menulis di X, “RIP Tim Apple,” merujuk pada insiden terkenal di Gedung Putih dengan Presiden Donald Trump pada tahun 2019.

Trump secara keliru menyebut Cook sebagai “Tim Apple” selama masa jabatan pertamanya. Cook menanggapi hal itu dengan santai, mengganti nama belakangnya dengan logo Apple di profil Twitter-nya.

Luckey meninggalkan Facebook pada 2017 dan mendirikan kontraktor pertahanan Anduril pada tahun yang sama.

Ternus, yang saat ini menjabat sebagai wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat keras, akan menjadi CEO efektif mulai 1 September.  Cook sendiri tidak langsung mundur. Ia akan mengambil alih peran sebagai ketua eksekutif.

Sebelumnya, Cook menegaskan ia tidak berencana untuk meninggalkan pucuk pimpinan perusahaan dalam waktu dekat.

Dalam sebuah sesi wawancara di Good Morning America pada Maret lalu, Cook menanggapi spekulasi tentang pensiunnya, dan menyebut laporan bahwa ia sedang bersiap untuk mundur sebagai “hanya rumor.”

Komentar tersebut muncul setelah Financial Times melaporkan tahun lalu bahwa Apple mungkin sedang mempersiapkan kepergian Cook paling cepat pada 2026.

Namun, seiring berjalannya tahun, sikap dan pernyataan Cook menunjukkan tidak ada transisi kepemimpinan yang akan segera terjadi.

Ketika ditanya langsung tentang apakah ia berencana untuk “mundur sedikit,” Cook dengan cepat mengklarifikasi bahwa klaim tersebut tidak akurat.

“Saya tidak mengatakan itu. Itu hanya rumor”, tegasnya kepada pewawancara Michael Strahan.

Kepergian Stan Ng disusul dengan penggantian Cook oleh Ternus, menambah spekulasi apa yang sesungguhnya tengah terjadi dalam tubuh Apple.

Padahal pertumbuhan Apple tengah gilang gemilang.  Di tengah kerasnya kompetisi dengan para raksasa teknologi lainnya, Apple mencapai rekor hasil keuangan pada tahun fiskal 2025 (berakhir 27 September 2025).

Perusahaan yang didirikan oleh legenda teknologi Steve Jobs itu, melaporkan total pendapatan sebesar $416 miliar, yang mewakili pertumbuhan sekitar 6% dari tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh penjualan iPhone yang kuat (sekitar $209 miliar) dan divisi layanan yang berkembang pesat, dengan instalasi perangkat aktif mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: Tak Ada Suksesi Di Apple, Tim Cook Masih Jadi King Maker

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |