Deiyai, 19 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak se-Kabupaten Deiyai pada Senin (19/1/2026) di halaman Kantor Bupati Deiyai. Apel tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Deiyai, para kepala OPD, ASN, tenaga kontrak, serta jajaran pimpinan daerah lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Deiyai menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan. Ia meminta seluruh ASN dan tenaga kontrak hadir tepat waktu saat apel berlangsung. Bahkan, Bupati menegaskan pintu gerbang kantor akan ditutup saat dirinya sudah berada di mimbar sebagai inspektur apel dan dibuka kembali setelah apel selesai.
Selain itu, Bupati juga menekankan bahwa setiap kegiatan pemerintahan, baik skala besar maupun kecil, wajib diawali dengan tarik Anak Panah. Ia menginstruksikan agar setiap kantor menyiapkan Anak Panah sebagai bagian dari prosedur pembukaan kegiatan.
Terkait perencanaan pembangunan, Bupati mengakui adanya keterlambatan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa dan Distrik, termasuk pembagian buku Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA). Ia berharap mulai tahun depan, Musrenbang Desa dan Distrik dapat dilaksanakan pada bulan Januari. Meski demikian, Bupati memastikan buku DPA akan segera dibagikan setelah proses review selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tahun ini tidak boleh menghambat jalannya pemerintahan. Ia memastikan gaji dan Uang Lembur Pegawai (ULP) tetap berjalan, serta kegiatan birokrasi dasar tetap dilaksanakan. Program pendidikan dan kesehatan, kata dia, tidak boleh dihentikan dengan alasan pemotongan anggaran pusat, dan penyaluran bantuan harus tepat sasaran.
Bupati juga menyoroti proses pelantikan jabatan struktural yang harus mengikuti ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia menjelaskan bahwa saat ini pelantikan Eselon III dan IV tidak bisa dilakukan secara langsung, karena seluruh berkas harus melalui verifikasi BKPSDM sesuai standar BKN. Pelantikan hanya akan diberikan kepada pegawai yang rajin dan memenuhi persyaratan.
Untuk CPNS dan peserta prajabatan, Bupati meminta agar bersabar karena masa percobaan belum genap satu tahun. Sementara itu, bagi tenaga kontrak, pedoman teknis akan disiapkan setelah peraturan diselesaikan, dengan sebagian tetap bertugas di dinas masing-masing dan lainnya dialihkan ke lingkup Lingkungan Hidup.
Menjelang pelantikan, Bupati juga mengumumkan rencana rotasi jabatan berdasarkan penilaian kinerja selama satu tahun. Ia meminta seluruh ASN tidak terkejut karena rotasi tersebut dinilai penting untuk kemajuan daerah. Selain itu, Bupati menetapkan jadwal pertemuan rutin setiap Senin dan Selasa bersama Kepala OPD dan jajaran untuk memaparkan program kerja.
Di akhir arahannya, Bupati berharap pembangunan kantor-kantor OPD segera diselesaikan demi peningkatan pelayanan publik. Ia juga mengumumkan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pelatihan Personel Pengendalian dan Penindakan Pelanggaran Peraturan Perundang-undangan (PolPP) agar lebih profesional dalam menjalankan tugas pengawasan, termasuk di lingkungan sekolah dan pasar.
[Nabire.Net]

3 days ago
12















































