Nabire, 30 Mei 2026 – Suasana halaman Makodim 1705/Nabire akhir pekan ini berubah menjadi lautan tenda dan semangat kebersamaan. Sebanyak 160 anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kabupaten Nabire mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester I Tahun 2026, Sabtu (30/5/2026).
Menariknya, Persami kali ini tidak hanya diisi kegiatan perkemahan biasa. Para peserta mendapatkan berbagai pembekalan penting yang dekat dengan tantangan generasi muda masa kini, mulai dari kesehatan reproduksi remaja, bahaya narkoba, wawasan kebangsaan hingga trauma healing dan penanggulangan bencana.
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Kodim 1705/Nabire dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nabire ini mengusung tema “KKRI sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda Tangguh, Disiplin, dan Berkarakter Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Nabire, Chepy Karabuy, mengatakan Persami menjadi ruang belajar yang berbeda bagi para peserta karena mereka tidak hanya memperoleh pengalaman berkemah, tetapi juga bekal pengetahuan untuk menghadapi tantangan kehidupan.
“Harapan kami, adik-adik tidak hanya datang dan berkemah, tetapi membawa pulang pengalaman serta ilmu yang bermanfaat untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Peserta berasal dari sejumlah sekolah, yakni SMA Negeri 1 Nabire, SMA Negeri 2 Nabire, SMA Negeri 3 Nabire, SMA Negeri 1 Plus Nabire, SMA Negeri 2 Wanggar, dan SMP Negeri 1 Nabire.
Sementara itu, Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., menegaskan bahwa Persami KKRI merupakan sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki peran penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, karakter yang kuat, dan karya nyata.
Selain memperkuat keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar pelajar dari berbagai sekolah di Nabire.
Di tengah keterbatasan anggaran yang membuat Nabire tidak mengirim peserta ke Jambore Nasional 2026, semangat pembinaan generasi muda tetap dijaga. Kwarcab Nabire bahkan telah menyiapkan program Ikut Serta Jambore Nasional (Itajamnas) yang akan dilaksanakan secara lokal pada Agustus mendatang agar para Pramuka tetap dapat merasakan atmosfer jambore nasional.
Persami KKRI 2026 pun menjadi bukti bahwa membangun generasi muda tidak selalu harus melalui ruang kelas, tetapi juga melalui tenda, kebersamaan, kedisiplinan, dan pengalaman hidup yang membentuk karakter.
[Nabire.Net/Musa Boma]

1 hour ago
2

















































