MyRepublic Air Jadi “Internet Rakyat” di Kalimantan

13 hours ago 10

Selular.ID – MyRepublic Indonesia mulai menghadirkan layanan MyRepublic Air di sejumlah wilayah Kalimantan sebagai bagian dari ekspansi akses internet berbasis nirkabel tetap (fixed wireless access/FWA).

Layanan ini ditujukan untuk memperluas jangkauan internet rumah di area yang selama ini belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik, dengan proses instalasi yang diklaim dapat dilakukan lebih cepat dibanding layanan berbasis kabel.

Melalui MyRepublic Air, perusahaan menawarkan akses internet rumah yang memanfaatkan teknologi nirkabel khusus sehingga tidak memerlukan penarikan kabel fiber hingga ke lokasi pelanggan.

Pendekatan ini memungkinkan proses pemasangan berlangsung lebih sederhana dan layanan dapat aktif dalam waktu singkat setelah perangkat terpasang.

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya MyRepublic Indonesia untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di luar kawasan yang telah memiliki infrastruktur fiber optik matang.

Kalimantan menjadi salah satu wilayah prioritas seiring meningkatnya kebutuhan akses internet untuk aktivitas kerja, pendidikan, hiburan digital, hingga layanan berbasis daring lainnya.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, MyRepublic Air telah dirilis secara bertahap di sejumlah wilayah yang masuk dalam prioritas pengembangan jaringan di Kalimantan.

Wilayah tersebut mencakup Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kertak Hanyar, dan Alalak di Kalimantan Selatan.

Di Kalimantan Barat, layanan ini mulai menjangkau Kota Pontianak dan Kota Singkawang, termasuk beberapa area pengembangan di dalam kedua kota tersebut.

Sementara di Kalimantan Tengah, Palangkaraya menjadi salah satu kota yang masuk dalam cakupan awal ekspansi layanan.

Untuk Kalimantan Timur, MyRepublic Air mulai tersedia di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kehadiran layanan di wilayah tersebut mencerminkan fokus perusahaan dalam memperluas akses internet rumah di kawasan yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan konektivitas digital yang terus meningkat.

Model layanan yang digunakan MyRepublic Air berbeda dengan internet fiber konvensional. Pada layanan fiber, operator harus membangun jaringan kabel hingga ke rumah pelanggan.

Sebaliknya, teknologi fixed wireless access memungkinkan koneksi internet dikirimkan melalui jaringan nirkabel ke perangkat penerima yang dipasang di lokasi pelanggan.

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi FWA semakin banyak digunakan operator telekomunikasi di berbagai negara sebagai solusi untuk mempercepat pemerataan akses internet.

Teknologi ini dinilai mampu menghadirkan layanan broadband dengan waktu implementasi lebih singkat dibanding pembangunan jaringan kabel baru, terutama di wilayah yang secara geografis menantang atau belum memiliki infrastruktur fiber yang memadai.

Bagi masyarakat yang ingin berlangganan, MyRepublic Indonesia menyarankan pelanggan untuk terlebih dahulu memeriksa ketersediaan layanan melalui sistem pengecekan cakupan (coverage check) di situs resmi perusahaan.

Langkah ini diperlukan karena proses perluasan jaringan masih dilakukan secara bertahap dan ketersediaan layanan dapat berbeda di setiap lokasi, bahkan dalam satu kota yang sama.

Setelah alamat dinyatakan masuk dalam area layanan, calon pelanggan dapat memilih paket internet yang tersedia dan melanjutkan proses pendaftaran.

Perusahaan kemudian akan menjadwalkan pemasangan perangkat di lokasi pelanggan sesuai ketersediaan teknisi dan cakupan jaringan.

Ekspansi MyRepublic Air di Kalimantan berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan internet rumah yang stabil dan terjangkau.

Data dari berbagai lembaga industri menunjukkan penggunaan layanan digital terus tumbuh, mulai dari aktivitas streaming video, pembelajaran jarak jauh, komunikasi daring, hingga pemanfaatan layanan berbasis cloud oleh pelaku usaha kecil dan menengah.

Bagi MyRepublic Indonesia, layanan MyRepublic Air menjadi salah satu strategi untuk memperluas basis pelanggan di luar area yang telah terjangkau jaringan fiber.

Kehadiran teknologi nirkabel tetap juga membuka peluang bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki pilihan internet rumah terbatas untuk memperoleh akses broadband dengan proses instalasi yang lebih cepat.

Perusahaan menyatakan pengembangan jaringan MyRepublic Air akan dilakukan secara bertahap mengikuti kesiapan infrastruktur dan kebutuhan pasar di masing-masing daerah.

Masyarakat yang berada di wilayah prioritas Kalimantan dapat memantau perkembangan cakupan layanan melalui kanal resmi MyRepublic Indonesia untuk mengetahui ketersediaan layanan di lokasi mereka.

Baca Juga: Moratelindo dan MyRepublic Satukan Kekuatan, Fokus Integrasi Jaringan

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |