Selular.ID – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic) mengumumkan rencana penggabungan usaha (merger) yang ditargetkan efektif pada 22 April 2026 di Jakarta, dengan pembentukan entitas baru bernama PT Ekamas Mora Republik Tbk.
Langkah ini dilakukan sebagai strategi penguatan bisnis, peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi layanan kepada pelanggan dan mitra di seluruh Indonesia.
Rencana merger tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi bisnis yang melibatkan layanan broadband rumah dan korporasi yang dijalankan di bawah merek MyRepublic Indonesia.
Kedua perusahaan menegaskan bahwa penggabungan ini tidak hanya berfokus pada aspek struktur korporasi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan digital yang semakin kompetitif di industri telekomunikasi nasional.
CEO MyRepublic Indonesia, Timotius M. Sulaiman, menyampaikan bahwa penggabungan ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Ia menegaskan bahwa fokus utama setelah merger adalah penguatan infrastruktur jaringan, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan inovasi berkelanjutan agar layanan konektivitas dapat berjalan lebih stabil dan andal di berbagai segmen pelanggan.
Dalam pernyataannya, Timotius M. Sulaiman menjelaskan bahwa perusahaan akan terus menjaga kesinambungan layanan selama proses transisi.
Menurutnya, seluruh kerja sama yang telah berjalan dengan pelanggan maupun mitra bisnis akan tetap berlaku tanpa perubahan pada ketentuan yang sudah ada sebelum tanggal efektif penggabungan.
Dari sisi operasional, perusahaan memastikan bahwa mekanisme penagihan kepada pelanggan tidak mengalami perubahan setelah merger efektif diberlakukan.
Informasi terkait proses invoicing, termasuk rekening bank yang digunakan dalam pembayaran, akan tetap mengikuti sistem yang sudah berjalan sebelumnya.
Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan dan menghindari gangguan administratif selama masa transisi entitas baru.
Penggabungan antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk dan PT Eka Mas Republik mencerminkan tren konsolidasi di sektor infrastruktur telekomunikasi dan layanan internet di Indonesia.
Industri ini dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan kebutuhan kapasitas jaringan seiring pertumbuhan layanan digital, termasuk kebutuhan rumah tangga, bisnis, hingga layanan berbasis cloud.
Melalui pembentukan entitas baru PT Ekamas Mora Republik Tbk, perusahaan menargetkan penguatan struktur bisnis yang lebih terintegrasi.
Integrasi tersebut mencakup pengelolaan jaringan, layanan pelanggan, serta efisiensi operasional lintas unit usaha. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengembangan layanan di masa mendatang.
Di sisi pelanggan, perusahaan menekankan bahwa tidak terdapat perubahan langsung pada layanan yang sudah aktif.
Seluruh kontrak layanan, kesepakatan kerja sama, dan sistem operasional yang sedang berjalan akan tetap berjalan sesuai ketentuan sebelumnya hingga proses integrasi penuh selesai dilakukan.
Hal ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kontinuitas layanan selama masa transisi perusahaan.
Dalam konteks industri yang lebih luas, langkah penggabungan ini juga menunjukkan upaya penyedia layanan internet untuk memperkuat daya saing melalui skala operasional yang lebih besar.
Dengan meningkatnya kebutuhan bandwidth dan konektivitas stabil di Indonesia, konsolidasi menjadi salah satu pendekatan yang digunakan pelaku industri untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas jangkauan layanan.
Ke depan, perusahaan menyatakan akan memfokuskan pengembangan pada peningkatan kualitas layanan digital dan perluasan infrastruktur jaringan.
Namun, seluruh arah pengembangan tersebut tetap akan disesuaikan dengan proses integrasi internal setelah penggabungan resmi berlaku pada 22 April 2026.
Perusahaan juga menegaskan bahwa setiap perubahan lanjutan akan disampaikan melalui kanal resmi sesuai perkembangan implementasi merger.
Baca Juga: Link Pendaftaran Internet Murah MyRepublic Air, Cuma Rp100 Ribu per Bulan














































