Menjelang 1 Desember, Kampung Lani Perkuat Sinergi Adat dan Pemerintah

1 day ago 10

Nabire, 29 November 2025 – Menjelang momentum 1 Desember, tokoh adat bersama masyarakat Kampung Lani, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, menggelar kegiatan Sosialisasi Dukungan Program Pemerintah dan Himbauan Pemeliharaan Kamtibmas, Jumat petang, (28/11).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan mencegah provokasi yang kerap muncul menjelang tanggal tersebut.

Sosialisasi dipusatkan di halaman Honai laki-laki Kampung Lani, dipimpin langsung oleh Towenggeng Murib, Kepala Suku Dani Puncak Ilaga, dan dihadiri sekitar 45 warga. Kegiatan dimulai pukul 18.05 WIT dengan rangkaian acara berupa doa, sambutan, serta pembagian sembako secara simbolis.

Ajak Warga Waspada dan Tidak Terprovokasi

Dalam sambutannya, Towenggeng Murib menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan keamanan di wilayah Nabire, terutama menjelang 1 Desember yang sering dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan isu provokatif.

“Tanggal 1 Desember seringkali dijadikan momentum untuk memunculkan isu dan provokasi. Karena itu, kita harus bersatu, tidak mudah terpengaruh, dan tetap menjaga keamanan di tanah ini,” ujar Towenggeng Murib.

Ia menekankan bahwa seluruh unsur masyarakat—tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga warga umum—memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas wilayah.

Masyarakat Adat Dukung Program Pemerintah

Towenggeng Murib juga menyampaikan bahwa masyarakat adat mendukung sepenuhnya berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di Nabire.

“Pemerintah hadir untuk membangun, dan masyarakat hadir untuk mendukung. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Ia turut mengajak warga tetap tenang, waspada, serta segera melaporkan kepada aparat berwenang jika menemukan potensi gangguan keamanan. Ia juga memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah bekerja menjaga kondisi Kamtibmas di wilayah tersebut.

Perkuat Sinergi Hadapi Potensi Provokasi

Kegiatan ditutup pada pukul 18.25 WIT dengan pembagian sembako secara simbolis kepada perwakilan warga. Agenda ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara masyarakat adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi provokasi menjelang 1 Desember.

Pendekatan komunikasi berjenjang serta kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mencegah berkembangnya narasi yang memecah belah, sekaligus memastikan situasi Kamtibmas di Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |