(Korem 173/PVB Data Tujuh Calon KDMP Baru di Nabire dan Mimika)
Nabire, Rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua Tengah mulai bertambah. Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) menerima usulan tujuh calon lokasi KDMP baru yang tersebar di Kabupaten Nabire dan Mimika.
Dari tujuh lokasi tersebut, empat berada di Nabire dan tiga lainnya di Mimika. Usulan ini masih dalam tahap pendataan dan akan ditindaklanjuti dengan melihat kesiapan masing-masing wilayah, termasuk ketersediaan lahan serta kondisi kependudukan.
Tujuh lokasi masuk tahap pendataan
Kepala Seksi Teritorial Korem 173/PVB, Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, mengatakan tujuh titik tersebut merupakan calon lokasi tambahan KDMP yang kini sedang dipersiapkan.
“Pihaknya sudah mendata ada empat titik calon KDMP dan di Timika tiga titik calon KDMP,” kata Fajar di Nabire, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, keberadaan calon lokasi belum otomatis berarti pembangunan dapat langsung dilakukan. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi terlebih dahulu agar koperasi dapat dibangun sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah ketersediaan lahan. Selain itu, kondisi jumlah penduduk juga menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi yang akan diprioritaskan.
Satu desa diarahkan memiliki koperasi
Fajar menjelaskan konsep KDMP pada dasarnya diarahkan untuk menghadirkan satu koperasi di setiap desa. Namun, penerapannya tetap mempertimbangkan karakteristik wilayah dan jumlah masyarakat yang dilayani.
Daerah dengan kepadatan penduduk lebih tinggi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Karena sebetulnya satu desa itu ada satu KDMP. Tapi kita lihat dulu situasi penduduknya, harus minimal 500 KK. Kita utamakan mungkin di daerah-daerah yang padat penduduknya terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain jumlah penduduk, calon lokasi juga harus memenuhi persyaratan teknis. Di antaranya tersedia lahan dengan luas minimal 600 meter persegi dan dukungan pasokan listrik sekurang-kurangnya 5.500 watt.
Persyaratan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian sebelum lokasi ditetapkan untuk pembangunan KDMP.
Enam KDMP telah selesai dibangun
Penambahan tujuh calon lokasi tersebut dilakukan setelah pembangunan enam KDMP di Papua Tengah rampung. Enam koperasi tersebut terdiri atas empat titik di Nabire dan dua titik di Mimika.
Di sisi lain, terdapat tiga lokasi tambahan di Nabire yang dilaporkan telah mencapai progres pembangunan lebih dari 95 persen.
Data tersebut menunjukkan pembangunan KDMP di Papua Tengah dilakukan secara bertahap, dengan kesiapan lokasi menjadi salah satu faktor penting sebelum pengembangan dilakukan ke titik berikutnya.
Diharapkan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat
Kehadiran KDMP diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, realisasi setiap lokasi tetap bergantung pada kesiapan persyaratan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya tujuh usulan baru di Nabire dan Mimika, proses pendataan dan verifikasi akan menjadi tahap penting sebelum pembangunan dilanjutkan.
Korem 173/PVB selanjutnya akan melihat kesiapan masing-masing calon lokasi, termasuk aspek lahan, jumlah kepala keluarga dan dukungan infrastruktur dasar.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

1 hour ago
1

















































