Kabur dari Lapas Nabire Sejak 2025, Salomon Tekege Akhirnya Ditangkap

5 hours ago 3

Nabire, Pelarian seorang narapidana yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Lapas Kelas II B Nabire berakhir setelah ditangkap aparat kepolisian di wilayah Kampung Harapan, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Pria berinisial Salomon Tekege (21) tersebut diamankan Tim Khusus Reskrim Umum Polda Papua Tengah pada Kamis (17/9/2026) malam. Penangkapan berlangsung di kawasan ujung Lapangan Terbang Lama Nabire.

Salomon sebelumnya melarikan diri dari Lapas Kelas II B Nabire pada 2025. Setelah lebih dari satu tahun berada di luar lembaga pemasyarakatan, keberadaannya terungkap dalam penyelidikan polisi terhadap dugaan sejumlah tindak kriminal di kawasan Nabire.

Berawal dari Penyelidikan Kasus Kriminal

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung mengatakan penangkapan tersebut bermula dari penyelidikan yang dilakukan kepolisian terhadap sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana di wilayah Kampung Harapan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga pemuda. Pemeriksaan kemudian mengungkap bahwa salah satu orang yang diamankan merupakan Salomon Tekege, yang sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian aparat karena melarikan diri dari Lapas Nabire.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, diketahui bahwa salah satu dari mereka adalah Salomon Tekege, yang merupakan DPO narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Nabire pada tahun 2025,” kata Henry, Jumat (18/9/2026).

Polisi Temukan 43 Paket Ganja

Selain mengungkap identitas Salomon, penyidik juga menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika jenis ganja.

Menurut Henry, terdapat 43 paket ganja yang diamankan dalam penindakan tersebut. Polisi juga tengah mendalami dugaan keterlibatan Salomon dalam sejumlah aksi kriminal lainnya.

“Salomon mengakui beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor dan aksi begal. Dia juga diduga terlibat dalam aktivitas peredaran atau penjualan ganja,” ujar Henry.

Pernyataan tersebut masih merupakan bagian dari proses penyidikan. Kepolisian menyatakan pemeriksaan terhadap Salomon terus dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam perkara-perkara yang sedang ditangani.

Dua Pemuda Masih Diperiksa

Dalam penindakan yang sama, polisi turut mengamankan dua pemuda lain berinisial BP dan AG.

Keduanya belum dinyatakan terlibat dalam tindak pidana. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara keduanya dengan dugaan kejahatan yang sedang diselidiki.

“Jadi untuk dua orang lainnya, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan,” kata Henry.

Dengan demikian, status hukum BP dan AG masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendalaman penyidik.

Riwayat Pelarian dari Lapas Nabire

Salomon diketahui sebelumnya merupakan narapidana dalam perkara pencurian sepeda motor. Ia melarikan diri dari Lapas Kelas II B Nabire pada Juni 2025 bersama sejumlah narapidana lainnya.

Setelah pelarian tersebut, Salomon menjadi salah satu orang yang dicari aparat. Penangkapannya kini menjadi bagian dari proses lanjutan untuk memastikan kembali status hukum dan perkara yang pernah menjeratnya.

Polda Papua Tengah juga melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Kelas II B Nabire guna memperoleh informasi mengenai riwayat pelarian dan status Salomon sebagai narapidana.

“Untuk status dan riwayat pelariannya, kami sedang berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II B Nabire. Sementara penyidik juga masih mendalami beberapa kasus yang dilakukan yang bersangkutan,” jelas Henry.

Penyidikan Masih Berjalan

Penangkapan Salomon belum serta-merta mengakhiri proses hukum. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap dugaan pencurian kendaraan bermotor, aksi begal, serta dugaan aktivitas narkotika yang disebut berkaitan dengan dirinya.

Hasil penyidikan nantinya akan menentukan perkara apa saja yang dapat diproses lebih lanjut berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh.

Sementara itu, kepolisian masih memeriksa dua pemuda lain yang diamankan bersamaan dengan Salomon. Perkembangan kasus tersebut akan menunggu hasil pemeriksaan penyidik dan koordinasi dengan Lapas Kelas II B Nabire.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |